Categories: Nasional

KPK Harus Selidiki Pihak Baru dalam Kasus Jaksa Pinangki

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) telah menyerahkan sejumlah bukti baru terkait perkara dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Bukti baru itu berupa dokumen yang berkaitan dengan istilah ‘Bapakku-Bapakmu dan King Maker’.

“Berupa foto dari print-out sebuah narasi yang diduga percakapan melalui sarana aplikasi WhatsApp antara PSM (Pinangki Sirna Malasari) dan ADK (Anita Dwi Kolopaking) dalam melakukan pengurusan fatwa untuk membantu pembebasan JST (Djoko Soegiarto Tjandra) dari perkara korupsi cessie hak tagih Bank Bali,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangannya, Senin (21/9).

Dokumen dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Jaksa Pinangki diserahkan MAKI setebal 200 halaman pada Jumat (18/9). Hal ini guna dilakukan pendalaman oleh lembaga antirasuah.

“Bahan-bahan tersebut semestinya dapat digunakan oleh KPK untuk melakukan supervisi dalam gelar perkara bersama-sama Bareskrim dan Kejagung dalam minggu ini,” ujar Boyamin.

Boyamin mengharapkan, KPK segera melakukan penyelidikan dan penyidikan baru terkait inisial Bapakku-Bapakmu dan King Maker. Dia menduga, perkara pengurusan fatwa hukum terhadap Djoko Tjandra di Mahkamah Agung (MA) berjalan secara terstruktur.

Jika KPK tidak melanjutkan bahan dokumen tersebut, MAKI akan mengajukan praperadilan agar lembaga antirasuah mau mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara suap dan TPPU Jaksa Pinangki. “Praperadilan yang akan kami ajukan nanti adalah juga dipakai sarana untuk membuka semua isi dokumen tersebut agar diketahui oleh publik secara sah di hadapan Hakim,” tegasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

1 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

1 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

1 hari ago

SMAN 1 Kuantan Hilir Tumbangkan Runner Up HSBL 2025 di Laga Perdana

HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…

1 hari ago

Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta…

1 hari ago

Bandara SSK II Tetap Normal saat Long Weekend, Belum Ada Lonjakan Penumpang

Aktivitas penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat long weekend Kenaikan Isa Almasih masih normal…

2 hari ago