Categories: Nasional

Tetap Desak TGPF Independen

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Keputusan Presiden Joko Widodo memangkas masa kerja tim teknis kepolisian kasus Novel Baswedan dari enam bulan menjadi tiga bulan tidak disambut baik sejumlah pegiat Hak Asasi Manusia (HAM). Pasalnya, kebijakan itu dinilai sama saja mengulur-ulur waktu penanganan kasus tersebut.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengatakan, sejak jauh hari pihaknya menilai kepolisian tidak menunjukkan itikad yang baik dalam menangani kasus Novel. Sebab, sejak ditangani Polres, Polda, hingga Polri, tidak memperlihatkan progres yang signifikan. Dan ketidakberhasilan tim pakar gabungan bentukan Polri dalam mengungkap pelaku menambah daftar kegagalan tersebut.

“Jadi salah kalau presiden masih memberikan kepercayaan kepada kepolisian dengan arah penyidikan yang ga jelas,” ujarnya kepada JPG, Sabtu (20/7).

Apalagi, lanjut dia, basis yang digunakan oleh tim teknis untuk melanjutkan proses penyelidikan adalah hasil kerja tim gabungan. Padahal, penelusuran tim gabungan tidak menunjukkan hasil yang baik. Bahkan, ada di antaranya yang justru tendensi mengkriminalisasi Novel. “Dengan menyebut Novel melakukan abuse of power dan lain-lain,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Asfi tidak yakin, tim teknis bentukan Polri mampu mengungkap kasus yang terjadi sejak 11 April 2017 itu. “Perintah itu nggak ada gunanya dan nggak manfaat sama sekali,” kata dia.

Karena kepolisian gagal, Asfi mendesak Presiden Joko Widodo untuk dapat membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen. Sebab sepanjang sejarahnya, tidak ada kasus penyerangan terhadap penyidik KPK maupun aktivis korupsi yang berhasil diungkap kepolisian.(idr/far/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

14 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

15 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

15 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

15 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

15 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

16 jam ago