Categories: Nasional

Polisi Militer Amankan Kediaman Ketua MK Anwar Usman

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Selama memimpin persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mendapat pengawalan aparat keamanan.

Kediamannya juga ’ditongkrongin’ Polisi Militer (PM). Baik rumahnya yang berada di Villa Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), ataupun yang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kediaman Anwar Usman terletak di Jalan Kencana I di Perumahan Villa Serpong, Tangsel, Banten. Tak ada keriuhan di rumah megah berlantai dua itu. Hanya terlihat satu mobil berjenis SUV dengan tulisan PM atau Polisi Militer di depan dan sampingnya.

Mobil bermerek Nissan Xtrail itu terparkir tepat di depan jalan menuju rumah Anwar Usman. Di belakangnya, terdapat dua mobil mewah yang terparkir tepat di depan rumah Anwar Usman.

“Bapak enggak ada di rumah. Hanya beberapa petugas keamanan yang berjaga di dalam,” ujar petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan pengamatan, rumah Anwar Usman berdiri di tengah pemukiman elit di BSD. Lokasinya persis di belakang rumah toko (ruko) di kawasan Golden Boulevard. Pintu masuk ke dalam perumahan hanya terdapat satu titik.

Penjagaan tidak terlalu ketat. Hanya terlihat satu petugas keamanan yang berjaga-jaga di pos. Posnya tidak terlalu besar. Hanya bisa menampung satu orang.

Di belakang gerbang masuk, terdapat garasi. Tidak terlalu besar. Hanya bisa menampung dua kendaraan. Terlihat ada dua kendaraan roda empat yang terparkir. Satu petugas keamanan terlihat membersihkan kedua mobil tersebut dari debu.

“Bapak (Anwar) sehari-hari tinggal di sini. Tapi pulangnya malam terus,” tutup petugas berbadan gempal itu.

Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, pengamanan pada Ketua MK lebih difokuskan di rumah pribadi. Sebab, Anwar sehari-hari tinggal di rumah pribadinya yang berada di Serpong. “Rumah dinas yang di Widya Chandra pengamanannya stabil seperti hari-hari biasa,” ujar Fajar.

Untuk penjagaan di rumah dinas, kata Fajar, pengamanan cukup mengandalkan petugas keamanan biasa. Itu karena Anwar jarang pulang ke rumah dinas. “Keamanan lebih diperketat di rumah pribadi Anwar di BSD,” ucapnya. (rmco/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

BK DPRD Riau Belum Panggil Parisman dan Indra Gunawan Eet, Masih Ada Dinamika Internal

BK DPRD Riau belum menjadwalkan pemanggilan Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet terkait dugaan pelanggaran…

3 jam ago

Riau Bersholawat Bersama Habib Syech, Plt Gubri Titip Doa agar Riau Dijauhkan dari Bencana

Ribuan warga mengikuti Riau Bersholawat bersama Habib Syech di Masjid Annur. Doa dipanjatkan agar Riau…

3 jam ago

Kapal Pompong Tenggelam Diterjang Gelombang, Dua Pekerja Sagu Hilang di Perairan Meranti

Kapal pompong tenggelam dihantam angin kencang dan gelombang tinggi di Meranti. Dua pekerja sagu selamat,…

4 jam ago

Teror Monyet Liar di Tembilahan Makin Mengkhawatirkan, Korban Bertambah Jadi 15 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan terus berlanjut. Korban gigitan mencapai 15 orang, sementara seekor monyet…

5 jam ago

Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Sontang-Duri Akhirnya Diperbaiki

Setelah belasan tahun dikeluhkan, perbaikan darurat Jalan Sontang-Duri mulai dilakukan. Alat berat dikerahkan untuk menangani…

5 jam ago

Kasus Baru di Meranti, Anak Putus Sekolah karena Diminta Orang Tua Bekerja

Kasus eksploitasi anak pertama ditangani UPTD PPA Meranti. Seorang anak di Tebing Tinggi putus sekolah…

6 jam ago