Categories: Nasional

Hari Ini Mulai Cetak Visa Haji

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kurang dari sebulan lagi, pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) dimulai. Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag Nasrullah Jasam menyampaikan perkembangan positif terkait penerbitan visa haji. Rencananya mulai hari ini (21/6) visa haji untuk para JCH mulai dicetak. Saat dikonfirmasi malam tadi, Nasrullah menceritakan sudah melakukan uji coba mengajukan proses visa ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arab Saudi kemarin (20/6). ’’Alhamdulillah sudah mulai (proses visanya, red). Besok (hari ini, red) mulai kita print in sya Allah. Mohon doanya,’’ tuturnya.

Dia menceritakan Kemenag pusat terus menerima pengiriman buku paspor JCH dari penjuru Indonesia. Sementara itu Nasrullah mengatakan tim di Kemenag pusat juga sudah memasukkan data paspor JCH ke sistem e-Hajj milik pemerintah Arab Saudi. Nasrullah memperkirakan data paspor yang sudah dimasukkan ke sistem e-Hajj mencapai 20 kloter jamaah. Rencananya hari ini tim Kemenag pusat mulai memasukkan ke sistem penerbitan visa yang ada di bawah Kementerian Luar Negeri Saudi. Dia juga mengatakan sistem yang dikelola oleh pemerintah Arab Saudi sempat mengalami perbaikan.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis menuturkan jadwal pemberangkatan petugas PPIH tidak terkait dengan jadwal pembernagkatan JCH. Dia mengatakan jadwal pemberangkatan JCH sampai saat ini tidak mengalami perubahan. Tetap sesuai jadwal semula mulai 7 Juli. ’’Petugas (diberangkat dahulu, red) bertujuan untuk persiapan segala sesuatunya. Lebih awal lebih baik, agar tidak terburu-buru,’’ katanya.

Sementara itu rencana membangun hotel khusus untuk JCH di Makkah dikeluarkan dari daftar rencana investasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun 2019. Investasinya dianggap terlalu riskan. Anggota BPKH Beny Witjaksono mengungkapkan, bahwa BPKH sudah melakukan penjajakan di Makkah dan Madinah. Kota Makkah sendiri berstatus restricted atau terlarang dari kepemilikan investor asing.

Sehingga rencana pemerintah membangun hotel di sana tidak bisa dilakukan. Beny me­ngatakan, BPKH juga sempat memikirkan beberapa cara untuk 'mengakali' hal ini. Baik dari aset wakaf, pribadi, baik dengan sarana menejer investasi. Namun tetap tidak ada peluang.(wan/jpg)

 

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

3 menit ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

49 menit ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

1 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

2 jam ago

Prof Daeng Ayub Kupas Kepemimpinan Pendidikan Abad 21 Berbasis Budaya Melayu

Prof Daeng Ayub dikukuhkan sebagai guru besar Unri dan menyoroti kepemimpinan pendidikan abad 21 yang…

2 jam ago

Pasien Terus Bertambah, RSD Madani Siap Tambah 20 Mesin Cuci Darah

Layanan cuci darah RSD Madani Pekanbaru selalu penuh sejak diluncurkan. Rumah sakit berencana menambah 20…

2 jam ago