Categories: Nasional

Pemimpin Hamas Surati Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, kabarnya menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggerakkan negara Islam guna membantu Palestina. Seperti dikutip dari kantor berita Turki, Anadolu Agency, Haniyeh menyurati Jokowi pada Selasa lalu (18/5). Dia meminta agar Jokowi mempelopori dukungan negara Islam dan Internasional untuk menghentikan agresi Israel di Jalur Gaza. 

"Termasuk Yudaisasi, pengusiran paksa, dan diskriminasi rasial," tuturnya dalam surat tersebut.  

Dia juga meminta agar Israel tidak menyerang di pintu gerbang dan lingkungan di Masji Al-Aqsa. Terutama lingkungan Sheikh Jarrah. Jamaah yang ingin menjalankan ibadah diminta untuk tidak diserang. Dalam hal ini Jokowi diminta agar bersikap tegas.

Jawa Pos (JPG) telah menghubungi Juru Bicara Fadjroel Rachman untuk mengetahui tanggapan Jokowi terkait hal ini. Namun hingga berita ini ditulis, Fadjroel belum memberikan jawaban. Di kesempatan lain, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyatakan sikap negara atas hubungan yang memanas antara Palestina dan Israel tidak pernah berubah. Menurutnya Indonesia telah mengecam tindakan kekerasan dan serangan Israel yang menewaskan banyak korban. 

"Penyerangan kantor berita Aljazeera yang melanggar kode pers internasional," ungkapnya.

Selain itu Indonesia juga prihatin adanya krisis kemanusiaan di sana. "Untuk itu Indonesia mengecam dengan keras," ujar Moeldoko.

Dia juga menyatakan bahwa Presiden maupun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah memimpin berbagai megara agar dapat membantu penyelesaian tindak kekerasan di wilayah tersebut. Selain itu juga menghadirkan keadilan di Palestina.

"Kita mesti pahami bahwa ada persoalan domestik di wilayah itu," kata Moeldoko. Sehingga dia meminta masyarakat Indonesia untuk menghentikan perdebatan yang tidak produktif. 

"Jangan situasi antara Palestina dan Israel justru menimbulkan perpecahan di Indonesia," imbuhnya. 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi juga telah terbang ke New York, Amerika Serikat (AS) untuk mengikuti pertemuan khusus Majelis Umum PBB. Di mana, pertemuan ini diselenggarakan khusus membahas situasi Palestina saat ini. 

Setibanya di NY, Rabu (19/5) waktu setempat, Retno pun langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Majelis Umum PBB untuk membahas persiapan pertemuan yang dijadwalkan Kamis (20/5) pagi. Setelahnya, ia juga bertemu dengan Presiden Dewan Keamanan (DK) PBB yang saat ini dipegang oleh Cina. Dalam pertemuan tersebut, Retno meminta agar DK PBB dapat mengambil langkah konkrit mengatasi situasi di Palestina yang kian memburuk. 

"Saya juga akan hadir bersama sejumlah menlu lain dalam pertemuan khusus majelis umum PBB. Ini pertemuan pertama in person yang dihadiri oleh para menlu.  Ini menunjukkan betapa pentingnya isu Palestina untuk dibahas," paparnya.(lyn/mia/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

1 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

4 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

6 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

6 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

6 jam ago