erick-ingatkan-bumn-tak-asal-buat-anak-usaha
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan perusahaan-perusahaan pelat merah untuk tidak asal membentuk anak usaha. Sebab jika dibentuk asal-asalan, Erick khawatir orientasi bisnis mereka menjadi tidak terarah.
"Kami sudah ngirim surat bahwa direksi manajemen ketika ingin membentuk anak usaha baru harus ada surat edaran dan menginfokan surat ke Kementerian," katanya di kantornya, Jakarta, Jumat (21/2).
Erick meminta, direksi dan manajemen perusahaan menjelaskan terlebih dahulu ke Kementerian BUMN mengenai arah dan model bisnis calon anak usaha. Mantan pemilik klub Inter Milan itu mengatakan, mekanisme yang seperti ini tak terlihat di periode sebelumnya.
"Bukan enggak boleh (bikin anak usaha), tapi harus dijelaskan apa alasannya. Saya enggak tahu (periode) kemarin (aturannya seperti apa)," tutur dia.
Lebih lanjut Erick ingin perusahaan BUMN belajar bertanggung jawab atas keputusan yang diambil. Sehingga, ketika muncul permasalahan, tidak langsung melempar bola liar dengan dalih keputusan sudah diketahui Kementerian BUMN.
"Saya enggak mau, pertama, penilainya enggak tahu. Kedua, kalau ada (dugaan) window dressing itu nanti (dia) bilang, kan menterinya udah teken (setuju)," ucap Erick.
Erick menegaskan, mulai saat ini seluruh perusahaan pelat merah harus menjalankan usahanya melalui proses bisnis yang benar.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…
Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…
Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…
Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.