soal-fatwa-si-kaya-nikahi-si-miskin-mui-nikah-kok-diatur-atur-begitu
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy kembali melontarkan pernyataan heboh. Dia menyampaikan gagasan tentang perlunya Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan fatwa tentang pernikahan lintas status ekonomi.
Usulan Muhadjir itu disampaikan ketika dia memberikan sambutan di Rapat Kerja Kesehatan Nasional di Jakarta Rabu lalu (19/2). Dia mengusulkan kepada Menag Fachrul Razi agar menerbitkan fatwa perkawinan lintas tingkat ekonomi. Jadi, si kaya menikahi si miskin atau sebaliknya, si miskin mencari calon yang kaya. Menurut dia, pernikahan sama-sama miskin akan menghasilkan keluarga miskin baru.
Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin mengaku heran dengan permintaan fatwa seperti itu. ’’Nikah kok diatur-atur begitu,’’ kata guru besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu kemarin (20/2). Dia menyampaikan, pernikahan bukan soal harta. Meski, harta menjadi satu di antara empat pertimbangan memilih pasangan sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad SAW.
Ditemui di kompleks istana kepresidenan kemarin, Muhadjir memberikan penjelasan tentang gagasannya soal perlunya menikah lintas status ekonomi. Mantan Mendikbud itu memberikan klarifikasi bahwa hal itu bersifat tidak wajib. Hanya didorong menjadi sebuah gerakan moral untuk memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia.
Menurut dia, fatwa adalah anjuran. Karena itulah, didorong menjadi gerakan moral. ’’Bagaimana supaya yang kaya tidak harus memilih-milih ketika mencari jodoh atau menantu harus sesama kaya,’’ terangnya.
Saat ini yang umum terjadi, kalangan keluarga tidak mampu akan mencari pasangan atau menantu dari keluarga yang status sosialnya setara. Alias sama-sama tidak mampu. Alhasil, rantai kemiskinan tidak bisa diputus karena pernikahan malah menambah daftar keluarga miskin.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Deslina
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…