Categories: Nasional

Pemeliharaan Jalan Terapkan Sistem Swakelola

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Banyaknya jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, disinyalir akibat lambannya proses pemeliharaan. Untuk mengantisipasi hal serupa terus terjadi, Pemprov Riau mengaku akan menggunakan pola baru dalam pemeliharaan jalan tersebut.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar mengatakan, dalam kunjungannya ke daerah-daerah yang ada di Riau, masih  ditemukan beberapa titik jalan rusak yang menggangu arus lalulintas.

"Memang jalan-jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau ini banyak yang rusak. Untuk itu, saya sudah minta kepada dinas terkait bahwa proses pemeliharaan jalan itu harus diubah polanya," katanya.

Menurut gubernur, pola yang diterapkan saat ini dalam pemeliharaan jalan yakni semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) menunggu tender pengerjaan pemeliharaan jalan yang menjadi tanggung jawabnya dan baru dilaksanakan. Dengan artian, jalan tersebut sudah rusak baru dilakukan pemeliharaan.

"Ke depannya saya minta pengerjaan itu dilakukan secara swakelola, di mana yang ditenderkan itu hanya bahan bangunannya saja. Dengan sistem itu, jika terjadi kerusakan kecil di jalan seperti ada lubang bisa langsung dikerjakan. Pola ini juga bisa mempercepat perbaikan jalan," sebutnya.

Dengan pola itu, lanjut gubernur, masyarakat akan senang karena kerja cepat yang dilakukan pemerintah. Selain itu, biaya pemeliharaan jalan juga akan berkurang karena tidak menunggu jalan rusak parah baru diperbaiki.

"Sewaktu saya menjadi Bupati Siak, hal seperti ini sudah kami lakukan. Sehingga masyarakat Bengkalis yang melintas di Siak heran kenapa penanganan jalan begitu cepat," ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  Riau, mencatat  dari total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau  2.799,81 km. 35 persen di antaranya atau 1.003,43 km dalam kondisi rusak berat.

Plt Kepala Dinas PUPR Riau Taufik OH mengatakan, kondisi jalan yang rusak berat tersebut dikategorikan pada kondisi tidak mantap. Dalam kategori tersebut, juga ada satu kategori jalan yang kondisinya rusak ringan yakni sepanjang 93,83 km atau 3,35 persen.

Kategori mantap, jalan dengan kondisi baik  1.003,86 Km atau 35,85 persen.  Kondisi sedang sepanjang 698,59 km atau 24,95 persen.(ADV)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

17 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

18 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

18 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

19 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

19 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

19 jam ago