Categories: Nasional

Susunan Kabinet Bisa Berubah di Menit Akhir

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyusunan kabinet diprediksi belum akan rampung dalam waktu dekat. Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari tidak yakin susunan kabinet Jokowi-Ma’ruf segera akan diumumkan setelah pelantikan hari ini. Meskipun Jokowi dalam akun Instagram-nya menyampaikan pesan susunan kabinet sudah rampung.

"Ada tiga pesan tersirat dalam status di instagram Presiden itu. Yaitu, sabar, sabar dan sabar," kata M Qodari dalam diskusi di D’consulate Resto and Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

Disampaikan, penyusunan kabinet masih belum klir. Itu seiring dengan kemungkinan diakomodirnya partai-partai di luar koalisi Indonesia kerja (KIK) dalam kabinet. Yaitu Gerindra, Demokrat dan PAN. Menurutnya, ketiga partai tersebut, khususnya Gerindra, ada kemungkinan akan diberi tempat dalam susunan di kabinet periode lima tahun mendatang.

"Karena Pak Jokowi memang berkepentingan membangun koalisi besar. Negara sebesar Indonesia harus dikerjakan bersama-sama," paparnya.

Itulah salah satu yang menyebabkan komposisi kabinet masih akan alot. Setelah pelantikan Senin dan Selasa (21-22/10), Presiden Jokowi akan memastikan lagi komposisi kabinetnya. Bahkan pada menit-menit terakhir komposisi masih mungkin berubah jelang pengumuman komposisi kabinet.  "Jangankan nama menteri, calon wakil presiden pun bisa berubah di menit terakhir," ujarnya.

Meski begitu, Qodari memprediksi publik akan segera mengetahui susunan kabinet periode 2019-2024.

"Prediksi saya dengan berbagai pertimbangan, maksimal Rabu depan (23 Oktober, red) Presiden baru bisa mengumumkan kabinetnya," ucap M Qodari.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menambahkan gemuknya koalisi yang dibangun Presiden Jokowi bisa bermakna ganda. Di satu sisi menguntungkan presiden dan wapres dalam mengeksekusi kabijakan-kebijakan. Parlemen pun akan memberi jalan tol bagi sejumlah kebijakan pemerintah.

Namun sisi lain, tantangan muncul dalam menjaga keguyuban koalisi. Menurut Hendri, koalisi akan menemui tantangan berat justru mulai tahun ketiga berjalannya kabinet. Saat itu, kata dia, setiap parpol memiliki agenda sendiri-sendiri untuk menghadapi pemilu 2024. "Saya kira tantangan di situ nanti," katanya.

Di sisi lain, dia juga menduga ada agenda besar di balik besarnya koalisi yang terbangun. Kecurigaan itu, ujar dia, muncul saat pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Saat itu, keduanya sepakat untuk melakukan amandemen menyeluruh atas UUD 1945.

Hal itu akan membawa konsekuensi besar. Sebab amandemen menyeluruh berarti terkait dengan hal krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk masa jabatan presiden serta tata cara pemilihan presiden.

"Jadi bukan hanya sekadar mengincar kursi kabinet. Tetapi ada agenda besar soal amandemen UUD 1945," katanya.

Politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira optimistis Presiden Jokowi segera menetapkan kabinet setelah pelantikan. Disampaikan, Jokowi jauh lebih leluasa dalam menyusun komposisi kabinet pada jilid II pemerintahannya. Sebab dia telah memiliki pengalaman dalam menyusun kabinet di periode periode pertamanya.

"Jadi sabar saja. Pak Presiden tentu punya kalkulasi sendiri. Tapi saya optimitis kabinet segera ditetapkan," kata Andreas Hugo Pareira.

Terkait komposisi menteri dari parpol, Andreas memastikan PDIP mendapat kursi menteri terbanyak. Nama-nama calon menteri pun sudah disampaikan Megawati ke Jokowi. Itu sesuai permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang disetujui Jokowi dalam Kongres V PDIP di Bali Agustus lalu. Menurut Andreas, sangat wajar PDIP memperoleh kursi menteri terbanyak.

"Sebagai kader hubungan Jokowi dengan PDIP sudah berjalan lama. Sejak menjadi wali kota Solo sampai presiden selalu diusung PDIP," tegas politisi asal Flores, NTT,  itu.(syn/far/dee/han/mar/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

17 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

17 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

23 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

23 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago