pdip-menunggu-hasil-kontemplasi-megawati
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PDI Perjuangan (PDIP) tidak menjadikan hasil survei elektabilitas tokoh sebagai patokan menetapkan kandidat yang akan bertarung. PDIP memastikan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung adalah keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP saat ini fokus pada kaderisasi dan bekerja untuk rakyat. Meski demikian, akan tiba waktunya PDIP menentukan siapa capres/cawapres yang diusung. Seluruh kader partai akan menyerahkannya kepada Megawati. Dia meyakini Presiden Kelima RI itu akan memilih calon melalui kontemplasi, mendengarkan suara rakyat, dan mempertimbangkan banyak aspek strategis.
Menurut dia, untuk menjadi presiden, wakil presiden, atau menteri sekalipun, PDIP meyakini hal itu selalu ada campur tangan Tuhan. "Selalu ada suara arus bawah, suara rakyat yang kemudian terakumulasi membentuk keyakinan," jelas dia Sabtu (18/9)
Alumnus Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, sejumlah lembaga survei memang sudah merilis hasil riset mengenai elektabilitas beberapa kader banteng. Namun, Hasto memastikan partainya tidak akan menjadikan elektabilitas sebagai alat ukur.
Mantan anggota DPR RI Itu menjelaskan bahwa Megawati akan memohon petunjuk kepada Tuhan Yang Mahakuasa. "Tradisi itu dijalankan Bu Mega. Dalam kongres juga disebutkan itu hak prerogatif Bu Mega sehingga pada waktunya pasti diumumkan calonnya," ujarnya. Terkait dengan wacana jabatan presiden tiga periode, Hasto menegaskan, partainya menolak hal itu. PDIP akan patuh sepenuhnya pada aturan konstitusi yang sudah ada.(lum/bay/jpg)
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…
HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…