Categories: Nasional

Menteri LHK: Para Teladan Wana Lestari Buktikan Berhasil Beri Dampak

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 45 orang Pemenang Lomba dan Penerima Apresiasi Wana Lestari Tahun 2019 menerima penghargaan dari Menteri LHK yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal KLHK. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di Arboretum Lukito Daryadi, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, (16/7/2019).

Pada kesempatan tersebut Menteri LHK, Siti Nurbaya memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan yang merupakan para teladan-teladan terbaik dari seluruh Indonesia, yang telah berjuang memberikan yang terbaik pada pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan di tingkat tapak.

"Terpilihnya Saudara membuktikan kepada kita semua bahwa peran Saudara-saudara sebagai : Penyuluh Kehutanan PNS; Kelompok Tani Hutan; Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat; Kader Konservasi Alam; Kelompok Pecinta Alam; Pemegang Ijin Usaha Hutan Kemasyarakatan; Pengelola Hutan Desa; Polisi Kehutanan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Pengelola Hutan Adat, telah berhasil dan memberikan dampak yang membanggakan dalam pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan," ujar Menteri Siti dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono.

Menteri Siti menjelaskan jika apresiasi dari Pemerintah ini disertai harapan agar para teladan dan penerima Apresiasi Wana Lestari Tahun 2019 : 1.) Mampu menjadi suri tauladan dan penggerak masyarakat agar lebih berdaya untuk mencapai kesejahteraan bersama; 2.) Terus bekerja keras memperluas dan meningkatkan kualitas karya nyata untuk menggapai keberhasilan yang lebih tinggi dan mulia. 3.) Membangun jejaring dan berkolaborasi serta bersinergi dalam mendukung pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan di tingkat tapak.

Peran para penyuluh kehutanan baik Penyuluh Kehutanan PNS maupun Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) disebutkan Menteri Siti sangat berdampak di tingkat tapak, yaitu masyarakat sekitar hutan. Pendampingan dari para penyuluh menjadi salah satu kunci keberhasilan program perhutanan sosial setelah pemberian akses legal terhadap lahan atau sumber daya alam/hutan kepada masyarakat.

"Pendampingan yang merupakan kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara terus menerus, memiliki peran penting dalam menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan kemampuannya menjadi sumber daya manusia yang berkualitas/mumpuni sehingga mampu menjadi pelaku pembangunan yang produktif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," ucap Menteri Siti.

Sementara itu kepada Kader Konservasi, Kelompok Pecinta Alam, Manggala Agni dan Masyarakat Pecinta Api, Menteri Siti meminta dapat terus membantu KLHK untuk menjaga ekosistem, daya dukung lingkungan dan keberlanjutan, pengendalian pencemaran, sampah dan limbah; pengelolaan DAS, menjaga dan memelihara keanekaragaman hayati serta pengendalian perubahan iklim yang merupakan salah satu koridor peran utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam Pembangunan Tahun 2015-2019.

Khusus kepada Polisi Kehutanan (Polhut) dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai ujung tombak dalam penegakan hukum di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Siti meminta peran dan kompetensinya terus ditingkatkan, sehingga keberadaan hutan dan fungsinya mampu menjadi penopang bagi kehidupan dan menyediakan hutan untuk kehidupan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosoal dan ekonomi rakyat.

Penerima Penghargaan sebagai Pemenang Lomba dan Apresiasi Wana Lestari Tahun 2019, terdiri dari :
1. Penyuluh Kehutanan PNS sebanyak 6 orang (Terbaik I s.d. Harapan III)
2. Kelompok Tani Hutan (KTH) sebanyak 6 orang (Terbaik I s.d. Harapan III)
3. Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) sebanyak 6 orang (Terbaik I s.d. Harapan III)
4. Kader Konservasi Alam (KKA) sebanyak 3 orang (Terbaik I s.d. III)
5. Kelompok Pecinta Alam (KPA) sebanyak 3 orang (Terbaik I s.d. III)
6. Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemansyarakatan (IUPHKm) sebanyak 4 orang (Terbaik I s.d. Harapan I)
7. Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) sebanyak 4 orang (Terbaik I s.d. Harapan I)
8. Polisi Kehutanan (POLHUT) sebanyak 3 orang (Polhut Trengginas, Polhut Tangguh, dan Polhut Inovatif)
9. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebanyak 3 orang
10. Manggala Agni sebanyak 3 orang
11. Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 3 orang
12. Pengelola Hutan Adat sebanyak 1 orang

Acara pemberian penghargaan ini dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Ketua Umum Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (IPKINDO), dan para Pejabat Tinggi Pratama, serta undangan.(ADV)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

6 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

6 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

6 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

6 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

9 jam ago