aspal-basah
(RIAUPOS.CO) – Waktu sudah menunjukkan pulul 16.30 WIB. Diky akhirnya pulang dari tempat bekerja dan berniat melepas penat sebentar bersama teman-temannya di warung kopi.
Dalam perjalanan menuju warung kopi, Diky sempat kesal karena jalan yang ia lewatkondisinya sangat memprihatinkan.
Kondisi jalan yang Diky lewati saat itu penuh dengan kerikil dan pasir. Di mana, jalan tersebut baru saja di bongkar untuk pembangunan IPAL.
Setelah sampai di warung kopi, Diky bersantai bersama teman-temannya sembari meneguk kopi hitam kesukannya.
Waktu Magrib pun tiba, Diky akhirnya pergi dari warung kopi dan pulang melewati jalan yang ia lewati sebelumnya.
Diky sedikit berhati-hati karena jalan yang jelek yang lewati tadi, kini telah dilakukan pengaspalan. Setelah tiba di rumah, Diky tampak kesal karena aspal yang ia lewati tadi masih basah, dan menempel di ban sepeda motor miliknya,
"Alamak….!! Tadi jalan buruk, pas balek jalan baru diaspal. Lengket-lengket lagi di ban motor," ujar Diky dalam hati sembari membersihkan aspal yang lengket di ban sepeda motornya.(bay)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…