Categories: Nasional

Jalan Lintas Bono Kian Memprihatinkan

TELUKMERANTI (RIAUPOS.CO) — Meski menjadi akses utama yang diperlukan ribuan masyarakat serta memiliki potensi wisata mendunia yakni gelombang Bono, namun tak membuat pemerintah untuk segera membenahi infrastruktur. Salah satunya, Jalan Lintas Bono yang melewati beberapa kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Berstatus sebagai jalan provinsi, namun sudah belasan tahun kondisi jalan buruk tak kunjung dirampungkan pembangunannya.

‘’Ya, kami sangat berharap agar bapak Gubernur Riau dapat segera merealisasikan perbaikan Jalan Lintas Bono ini yang semakin parah kondisinya. Kan kalau jalannya bagus, pemerintah juga yang untung karena dapat mendatangkan pemasukan bagi daerah yakni PAD,’’ terang Camat Teluk Meranti Tengku Syafril SIP MSi kepada Riau Pos, Rabu (19/6) sore kemarin melalui selulernya.

Diungkapkannya, bahwa memang tidak semua badan jalan yang rusak dengan kondisi yang sangat sulit dilewati. Tapi, menjelang sampai ke Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, ada beberapa titik kondisi jalan ini yang sangat parah. Di mana kondisi musim hujan saat ini, jalan yang hanya ditimbuni tanah kuning tersebut menjadi kubangan lumpur sehingga sangat sulit dilewati dan dikeluhkan masyarakat setempat. Dan jalan yang rusak ini ada sekitar 1,5 kilometer dengan kondisi berlubang di badan jalan sampai lebih 50 centimeter dalamnya dan berair.  ‘’Jadi, jalan ini sangat sulit dilewati. Kurang lebih 10 titik lah jalan buruk ini setiap harinya kami lalui. Sedangkan lokasi persis jalan buruk itu berada di Desa Petodakan dan Pesantren mantan Bupati Pelalawan H Rustam Effendi MA. Dan melintas di jalur ini harus ekstra hati-hati, kalau tidak bisa-bisa terperangkap kendaraan terjebak lubang,’’ paparnya.

Untuk itu, sambung mantan Camat Kuala Kampar ini, tidak hanya karena di Teluk Meranti memiliki destinasi pariwisata berlevel internasional, wisata Bono yang memang telah diakui dunia, tapi juga untuk kepentingan masyarakat dalam banyak aspek sangat memerlukan Jalan Lintas Bono itu pembangunannnya segera dituntaskan. ‘’Kalau sepeti ini kondisinya. Macam mana nak memajukan pariwisata. Untuk mengangkut hasil pertanian, orang dan barang saja kepayahan. Apalagi dalam waktu dekat ini Kecamatan Teluk Meranti menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Pelalawan. Kalau kondisi jalan buruk, tentu dikeluhkan oleh kafilah yang akan datang juga masyarakat yang akan menyaksikannya. Jadi kami berharap Pak Gubri atau tim suksesnya dulu bisa menjembatani harapan masyarakat ini. Ini sangat mendesak untuk kepentingan masyarakat banyak,’’ ujar mantan Kabag Ekonomi Setkab Pelalawan ini.

Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Kepala Bappeda Pelalawan Ir M Syahrul Syarif MSi menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan terus berupaya meningkatkan kemajuan pembangunan daerah. Salah satu percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono. Di mana Pemkab Pelalawan pada awal 2019 lalu, telah menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) RI untuk menyampaikan usulan rencana pembangunan Jalan Lintas Bono-Sokoi. Dan dalam rencana pembangunan tersebut, pihaknya telah membuat Detail Engineering Design (DED) jalan Lintas Bono ini yang akan dibangun sepanjang 143 kilometer mulai dari Desa Kuala Tolam Kecamatan Pelalawan hingga menuju Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar. Sedangkan rencana pembangunan tersebut akan menelan anggaran sebesar Rp1,9 triliun.

‘’Untuk itu, kita berharap usulan pembangunan Jalan Lintas Bono-Sokoi ini dapat diakomodir oleh Bappenas melalui dana APBN pada 2019 ini. Ya paling tidak bisa direalisasikan secara bertahaplah, sehingga dapat membuka isolasi bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan. Apalagi Sokoi ini bakal menjadi pintu masuk turis asing dari Batam dan Singapura serta Malaysia, sehingga tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Negeri Seiya Sekata ini,’’ tuturnya.(amn)  

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

19 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago