Categories: Nasional

Jika ke Malaysia, WNI Dikarantina 14 hari

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Malaysia kembali menerapkan karantina 14 hari bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan siapa pun yang tiba dari Indonesia, setelah masa karantina sebelumnya dikurangi menjadi hanya tujuh hari.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Rabu (19/5/2021) lalu.

Kedubes Malaysia melalui nota konsuler menyampaikan bahwa, menyusul penularan Covid-19 varian SARS-Cov-2 di Indonesia, Pemerintah Malaysia menerapkan karantina wajib selama 14 hari bagi mereka yang tiba dari Indonesia.

Arahan karantina wajib tersebut berlaku mulai Ahad (16/5/2021) lalu. 
 
Asset Manager PT Pertamina di Malaysia, Haris Gunawan, yang biasa mondar-mandir antara Jakarta dan Kuala Lumpur mengaku pening dengan kebijakan baru tersebut.   

"Ya otomatis pening ini. Tadi orang Kedutaan Malaysia di Jakarta juga membagikan informasi tersebut," katanya.

Sebelumnya selama kebijakan tujuh hari karantina, pegawai BUMN tersebut biasa beberapa bulan berada di Kuala Lumpur dan beberapa bulan di Jakarta. Keluarganya sudah berada di Jakarta.

Sebelumnya, Haris biasanya mengeluarkan dana total 4.800 ringgit Malaysia atau sekitar Rp16,6 juta untuk memenuhi kewajiban terkait kebijakan anti-corona. 

Jumlah RM4.800 itu terdiri dari  biaya karantina sebanyak RM3.650 –mencakup biaya yang dikelola Kementerian Kesehatan Malaysia sebesar RM2.600 dan biaya hotel RM1.050– juga tes swab dengan biaya RM250 dan ekstra biaya hotel RM900.  

Sementara itu, Majelis Keamanan Negara Malaysia melaporkan bahwa hingga Selasa (18/5/2021) malam lalu ada sebanyak 576 orang yang tiba di semua pintu masuk internasional dan mereka telah dibawa ke tempat-tempat karantina di seluruh negeri.

Secara kumulatif sejak 24 Juli 2020, sebanyak 206.894 orang tiba di Malaysia. Mereka semua ditempatkan di 72 hotel dan 10 Institut Latihan Awam (ILA) serta perguruan tinggi swasta di seluruh negara. 

Sebanyak 7.521 orang di antaranya menjalani karantina dan 197.324 orang dibolehkan pulang. Sementara itu, 2.049 orang dibawa ke rumah sakit.

Malaysia mengalami lonjakan drastis masyarakat yang terpapar corona. Pada Rabu, hampir 6 ribu orang terpapar corona yang dianggap sebagai kasus terbanyak sejak pandemi ini mewabah hampir dua tahun ini.

Sumber: Bernama/Strait Times/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Belanda Vs Jepang: Duel Panas Grup F, Samurai Biru Hadapi Ujian Berat

Belanda menghadapi Jepang pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru kehilangan tiga…

18 jam ago

Jerman Vs Curacao: Der Panzer Bidik Awal Sempurna di Piala Dunia 2026

Jerman mengawali Piala Dunia 2026 menghadapi debutan Curacao. Die Mannschaft diunggulkan meraih kemenangan pada laga…

21 jam ago

Cegah Kecelakaan Maut, Hutama Karya Rutin Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai

Hutama Karya dan kepolisian rutin menggelar operasi microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai untuk mencegah kecelakaan akibat…

21 jam ago

Tiket Pesawat Domestik Bebas PPN, Harga Berpotensi Lebih Murah

Pembebasan PPN tiket pesawat domestik dinilai dapat menurunkan harga tiket, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong…

21 jam ago

Pasang Listrik Baru Kini Lebih Mudah, PLN Teluk Kuantan Andalkan PLN Mobile

PLN ULP Teluk Kuantan mempermudah pengajuan pemasangan listrik baru melalui PLN Mobile. Layanan dapat diakses…

22 jam ago

HUT ke-242 Pekanbaru, Ribuan Anak Ikut Khitanan Massal Gratis

Peserta khitanan massal HUT ke-242 Kota Pekanbaru mencapai 1.207 anak, melampaui target 1.100 peserta yang…

22 jam ago