61-tka-asal-cina-di-pesisir-selatan-ikuti-cek-kesehatan
PADANG (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mencegah penularan virus corona. Salah satu upayanya dengan memeriksa kesehatan 61 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina. Para TKA asal Cina itu tengah berada di Pesisir Selatan karena sedang membangun PLTMH di Kecamatan Ranah Pesisir.
"Kegiatan hari ini fokus pada pengecekan suhu tubuh tenaga kerja asing dan juga pekerja lokal," kata Kabag Humas dan Protokoler Pesisir Selatan Rinaldi di Pesisir Selatan, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (19/3).
Dia menyebut, jumlah TKA yang diperiksa sebanyak 61 orang dan pekerja lokal 125 orang. Kegiatan itu melibatkan aparat Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Puskesmas Balaiselasa, dan Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi kabupaten setempat.
"Dari hasil pemeriksaan, rata-rata suhu tubuh TKA dan pekerja lokal berkisar 35 sampai 36 derajat celcius. Secara keseluruhan mereka bisa dikatakan bebas dari paparan virus," sebutnya.
Dia mengimbau pihak perusahaan agar segera memeriksakan kesehatan pegawai ke pusat kesehatan terdekat, jika ada yang mengalami demam, batuk, dan sesak nafas.
Sementara itu, personalia PT Guangxi, Chen mengaku terbantu dengan pemeriksaan kesehatan tersebut. Chen menyebut, sejak November 2019 hingga saat ini tidak ada lagi pegawai dari Cina yang didatangkan. Pasalnya di negeri tirai bambu itu sedang mewabahnya virus corona.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…
Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…
UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…