Categories: Nasional

Ada Temuan Mayat di Pantai Rupat, Ternyata Warga Malaysia

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Sosok mayat tak utuh terdampar di atas beting Pantai Teluk Lecah, Desa Teluklecah, Kecamatan Rupat di atas beting pantai, Rabu (20/1/2021). Penemuan mayat warga negara Malaysia ini ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB dan membuat geger warga desa.

Mayat mister x atau Ahmad Nurizan Bin  Muhammad ditemukan Burhan alias Bob (37) dan Junaidi saat melaut mencari kepah (kerang-kerangan) di pantai. Atas temuan ini Bob dan Junaidi bergegas melaporkan ke  Kantor Polsek Rupat. Saat penemuan, posisi mayat dalam keadaan tengkurap. Sosok mayat laki-laki tersebut juga masih lengkap mengenakan pakaian, dengan warna baju kaos merah dan celana pendek warna hitam.

Mendapat laporan ini, Kapolsek Rupat AKP Saidina Ali dan tim langsung mendatangi lokasi juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas. Pihak polsek memeriksa barang bawaan mister X dan ditemukan beberapa barang bawaan. Mister X ini kuat dugaan warga Malaysia karena ditemukan kartu identitas berupa lesen memandu (surat izin mengemudi).

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatpolair Polres Bengkalis AKP Rahmat Hidayat saat dikonfirmas membenarkan dengan penemuan sosok mayat laki laki tersebut. 

"Adapun identitas mayat, bernama Ahmad Nurizan Bin Muhammad Jenis beralamat Block E 65 R / Awam Kandang Melaka tengah Bandar Melaka Malaysia," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Menurut Kapolres barang bukti yang ditemukan diantaranya, satu unit jam tangan, dompet warna coklat dan satu buah kerambit (pisau celurit). 

"Berawal, pada pukul 06.00 WIB warga masyarakat turun kepantai beeniat mau mencari kepah (kerang-kerangan,red). Kemudian pada saat mencari kepah saksi melihat dari kejauhan seperti ada sosok mayat, kemudian saksi mendekat dan memang benar mayat itu sudah tidak bisa dikenali," ujar Kapolres lagi.

Di tempat terpisah Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi SIK membenarkan dan saat ini jenazah dibawa ke RSUD Dumai untuk dilakukan visum.  

‘’Untuk melakukan visum ini sudah dilakukan koordinasi dengan Konsulat Malaysia di Pekanbaru. Karena ini warga negara asing tentu berkoordinasi dengan konsul mereka,’’ jelas Meki Wahyudi.

Kemudian Polres Bengkalis juga sudah melakukan koordinasi Komjen Indonesia di Johor Kompol Taufik. 

‘’Taufik mengatakan benar pekan kemarin ada dua warga negara Malaysia pekan kemarin tidak diketahui keberadaannya,’’ jelas Meki Wahyudi.

Meki Wahyudi juga mengatakan, setelah dilakukan pengiriman foto mayat, ternyata memang benar pakaian yang digunakan nelayan yang hilang di Malaysia identik. 

‘’Kuat dugaan warga negara Malaysia,’’ jelasnya.

Polres juga sudah melakukan koordinasi dengan Polis Maritim Malaysia. Pihak Polis Maritim saat ini mencari keluarga korban. 

‘’Setelah bertemu nanti akan berkoordinasi dengan Polres Bengkalis,’’ jelas Meki lagi.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…

3 jam ago

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

7 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam Pertahankan Akreditasi JCI untuk Keempat Kalinya

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…

7 jam ago

Polres Inhu Gerebek Empat Pengedar Narkoba, Satu Tersangka Ternyata ASN

Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…

8 jam ago

Kasus Malaria di Rohil Meningkat, DPRD Segera Panggil Dinas Kesehatan

Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…

8 jam ago

Geram Proyek Pasar Bawah Mangkrak, Wali Kota Pekanbaru Ancam Putus Kontrak

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…

8 jam ago