Categories: Nasional

Tiga Orang Tewas akibat Kasus Virus Korona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Virus korona yang awalnya muncul di Wuhan terus menyebar. Pemerintah Kota Beijing, Cina, mengkorfimasikan dua kasus virus teranyar pada Senin (20/1). Kasus tersebut termasuk dalam pneumonia berat. Sementara itu, jumlah pasien meninggal karena penyakit yang belum ditemukan penyebabnya itu di Kota Wuhan mencapai tiga orang.

Dua orang yang ditemukan terkena virus korona tersebut tepatnya di Distrik Daxing. Mereka sudah dirujuk ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat ini kondisinya dikabarkan stabil. Demikian seperti dilansir Reuters.

Pihak medis Cina untuk sementara menyebut gejala klinis dan investigasi epidemik, mengarah bahwa penyakit yang diderita kedua pasien tersebut adalah radang paru-paru atau pneumonia yang berhubungan dengan coronavirus. Kedua pasien asal Beijing tersebut baru saja melakukan perjalanan ke Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Nasional Tiongkok (NHC) juga menemukan dua kasus baru terkait pneumonia di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Ahad  (19/1). Seorang pria berusia 66 tahun asal Shenzhen yang baru pulang mengunjungi sanak saudaranya di Wuhan didiagnosis demam.

Kemudian di Provinsi Zhejiang juga terdapat lima warga terduga mengidap penyakit baru pada Senin (20/1). Mereka tersebar di beberapa kota, seperti Wenzhou, Zhoushan, Taizhou, dan Hangzhou yang semuanya baru pulang dari Wuhan.

Semua pasien saat ini kondisinya stabil dan telah menerima perawatan di ruang isolasi rumah sakit. Beberapa orang yang kontak dengannya juga telah diobservasi.

Dinas Kesehatan Kota Wuhan, Senin (20/1), melaporkan bahwa hingga Ahad  (19/1) malam tercatat 198 kasus pneumonia berat, tiga di antaranya meninggal dunia, 44 dalam kondisi kritis, dan 25 lainnya telah dipulangkan dari rumah sakit.

Wabah misterius tersebut pertama kali ditemukan pada 5 Januari lalu yang menjangkiti beberapa orang di sekitar pasar ikan. Sejauh ini Kedutaan Besar RI di Beijing belum menerima laporan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang terserang wabah penyakit tersebut.

Di Provinsi Hubei sendiri terdapat sekitar 428 WNI yang seluruhnya berstatus mahasiswa. Sekitar 200 di antaranya tinggal di Wuhan dan kuliah di delapan kampus berbeda.

Selain Cina, dua kasus virus korona juga dilaporkan di Thailand dan satu laporan lagi di Jepang. Semuanya melibatkan orang-orang yang berasal dari Wuhan atau yang baru saja mengunjungi kota tersebut.

Cina mengatakan akan meningkatkan upaya untuk membendung wabah virus korona, saat otoritas kesehatan di seluruh dunia sedang berupaya mencegah penyebaran virus tersebut.

Virus baru itu memiliki kesamaan keluarga dari virus korona yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan berat (SARS), yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia selama periode 2002-2003 yang juga bermula di Cina.

Sejumlah pakar menyebutkan virus baru itu mungkin tidak mematikan seperti SARS, namun masih sedikit yang diketahui. Termasuk asal mula dan seberapa mudah dapat menular ke sesama manusia.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

19 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

19 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

19 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

19 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

20 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

2 hari ago