kandis-kalahkan-kecamatan-lain
SIAK (RIAUPOS.CO) — Kecamatan Kandis perkembangannya cukup pesat, Bupati Siak Alfedri termasuk pelaku sejarah merasa bangga menyaksikan langsung pemekaran Kandis pada 2002 dari Kecamatan Minas.
"Sebelum berpisah dengan Minas, saat itu Kandis jangankan SMA, SMP saja belum ada. Namun saat ini Kandis lebih maju mengalahkan kecamatan Induknya Minas," ujar Alfedri saat meresmikan Perguruan Tinggi Institut Edi Haryono Madani Riau EHMRI (IAI) di Kecamatan Kandis, Sabtu (18/1).
Alfedri mengucapkan atas nama pemerintah daerah Kabupaten Siak dirinya menyampaikan apresiasi kepada pemiliki yayasan dan masyarakat Kandis.
Menurut Alfedri, ini salah satu konstribusi besar dalam memajukan umber daya manusia masyarakat Kandis. Dengan adanya perguruan tinggi ini anak-anak Kandis tidak perlu ke luar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
"Kami atas nama Pemkab dengan bangga dan apresiasi dengan mendirikan perguruan tinggi oleh putra asli Kandis Edi Haryono," ungkap Alfedri.
Sebagai putra daerah Kandis tambah Alfedri, Edi Haryono balik kampung dan membangun kampungnya dengan mendirikan perguruan tinggi, tentunya ini harus didukung. Saat ini terdapat enam bidang jurusan di EHMRI yaitu akutansi, keuangan, perbankan, ekonomi, hukum, dan keguruan.
"Jurusan-jurusan ini yang sangat diperlukan Kabupaten Siak dan baru setahun terbentuk, siswanya sudah berjumlah 350 orang. Artinya animo masyarakat cukup tinggi untuk kuliah di sini," kata Alfedri.
Terkait bantuan beasiswa Alfedri menjelaskan, Pemkab sudah memberikan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi.
"Pemda tetap membantu, beasiswa bagi masyarakat tidak mampu yang masuk terdata dari Kementerian Sosial," jelasnya.
Juga Pemkab lanjut Alfedri, sudah memberikan beasiswa kepada warga Sakai, dan suku Pesisir Akik di daerah Penyengat Tanjung Pal. Serta bantuan bagi kaum marginal jika berprestasi mau kuliah .
Turut hadir Camat Kandis Said Irwan, perwakilan kopertis wilayah Sumatera Tengah, pengurus yayasan Institut EHMRI, dosen, unsur forkopimcam, tokoh masyarakat, serta ratusan mahasiswa dan pelajar SMA sederajat se- Kecamatan Kandis.(kom)
Laporan WIWIK WIDANINGSIH, Siak
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…
BRI Multiguna Karya menawarkan solusi pembiayaan cepat bagi pekerja dengan payroll BRI, dengan pencairan dana…