Categories: Nasional

Stafsus Jokowi: MUI Benteng NKRI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Staf Khusus Presiden Jokowi, Aminuddin Maruf, membela Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam kasus dugaan terorisme yang melibatkan Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Bekasi, Farid Okbah.

Aminuddin tidak ingin MUI dikaitkan dengan kegiatan terorisme. Dia mengatakan, penangkapan Farid Okbah tidak terkait aktivitas MUI.

"Jangan kesalahan personal dibebankan kepada organisasi yang di dalamnya terdapat ribuan ulama moderat dari pusat hingga kabupaten/kota," kata Amiruddin di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Pemerintah, ucapnya, mempercayai komitmen MUI terhadap NKRI dan pemberantasan terorisme. Amiruddin menyebut MUI bukan sekadar benteng keagamaan, tapi benteng dalam menjaga NKRI.

Dia juga menegaskan desakan membubarkan MUI tidak tepat. Menurutnya, bangsa Indonesia masih sangat membutuhkan MUI dalam menjaga akidah, moral, dan akhlak umat.

"Karena MUI adalah pegangan umat dalam menghadapi berbagai masalah yang semakin kompleks. Kita masih sangat membutuhkan MUI," ucap Aminuddin.

Di bagian lain, Humas Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Philip Situmorang membantah pihaknya melakukan provokasi dengan mengedarkan flyer bernada hasutan untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu ia sampaikan merespons adanya kalimat hasutan pada flyer di media sosial yang bertuliskan "Mari terus Perkuat Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Bubarkan MUI." Flyer itu turut mencatut logo PGI di dalamnya.

"Dengan ini disampaikan bahwa informasi tersebut bukan dari PGI, dan PGI tidak pernah membuat pernyataan provokatif tersebut," kata Philip dalam keterangan resmi, Jumat (19/11).

Philip mengecam keras perbuatan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mengedarkan hasutan tersebut. Ia menilai seruan lewat flyer tersebut merupakan hasutan dan provokasi untuk memecah-belah persatuan umat.

"Hubungan PGI dan MUI selama ini baik-baik saja dan ada kerja sama yang baik," kata dia.

Menyikapi hal ini, Philip meminta masyarakat dan khususnya warga gereja untuk tidak mempercayai informasi tersebut. Ia juga meminta untuk tak turut menyebarkannya.

PGI turut mendesak aparat keamanan mewaspadai dan menyikapi secara tegas upaya-upaya menghasut dan memprovokasi ketegangan antaragama, maupun antar kelompok-kelompok berbeda identitas.

"Terutama menjelang tahun-tahun politik yang akan kita jalani bersama," kata dia.

Belakangan ini di media sosial ramai dengan tagar #bubarkanMUI usai anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain an-Najah ditangkap oleh Densus 88 pada Selasa (19/11) lalu. Zain sendiri sudah dinonaktifkan sebagai pengurus MUI.

Sebelumnya, Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) menangkap sejumlah terduga teroris. Salah satunya adalah Ketua Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) yang juga Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Bekasi Farid Okbah.

Selain itu, Densus 88 juga meringkus Anggota Komisi Fatwa MUI Ahmad Zain An-Najah dalam penangkapan itu. Zain dan Farid diduga mendanai kelompok teroris Jemaah Islamiyah (JI).

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Cabai Merah Turun Tajam, Harga Sembako Selatpanjang Tetap Stabil

Harga sembako di Pasar Selatpanjang awal Januari 2026 terpantau stabil. Cabai merah turun tajam, sementara…

53 menit ago

Tarik Dana Global, Arab Saudi Izinkan Investor Asing Masuk Pasar Modal

Arab Saudi membuka pasar modal bagi investor asing mulai 1 Februari 2026 dengan menghapus skema…

1 jam ago

Hyundai Perkenalkan Creta Alpha dengan Desain Eksklusif dan Teknologi Terkini

Hyundai resmi meluncurkan Creta Alpha secara daring. SUV B-Compact ini hadir dengan desain lebih premium,…

2 jam ago

Rupiah Tertekan di 2026, Berpotensi Bergerak hingga Rp17.500 per Dolar AS

Tekanan global diperkirakan masih membayangi rupiah pada 2026 dengan potensi pelemahan hingga Rp17.500 per dolar…

3 jam ago

Pemkab Siak Gelar Job Fit Isi SOTK Baru, 27 Pejabat Ikut Uji Kesesuaian

Pemkab Siak menggelar job fit pejabat eselon II untuk mengisi SOTK baru sekaligus mengevaluasi kinerja.…

3 jam ago

Singkirkan Raymond/Joaquin, Sabar/Reza Melaju ke 16 Besar Malaysia Open

Sabar/Reza melaju ke 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengalahkan rekan senegara. Fajar/Fikri juga meraih…

3 jam ago