Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, memastikan penembakan anggota polisi Polda Papua tak terkait dengan unjuk rasa (Desyinta Nuraini for JawaPos.com)
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan hal serupa. Menurutnya, anggota tersebut tertembak saat hendak pulang dinas. “Yang bersangkutan pulang dinas,” kata Musthofa.
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 05.00 WIT di Waena, Papua. Dia memastikan tak ada kaitannya dengan pengamanan aksi massa.
“Beda itu. Kami juga masih cek kondisinya karena belum dapat laporan lengkap dari satker,” tuturnya.
Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Tinur berbuntut panjang. Pada Senin (19/8) pagi WIT, kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demontrasi di sejumlah titik.
Dari video yang beredar, massa mulai melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas. Bahkan terjadi aksi pembakaran benda-benda di tengah jalan. Aksi ini dilakukan karena mereka tak terima mahasiswa Papua mendapat intimidasi.
Sebelumnya, asrama mahasiswa di Kalasan, Surabaya digerudug sejumlah massa. Kejadian ini dilatarbelakangi beredarnya video mahasiswa Papua mematahkan tiang bendera Merah Putih lalu dibuang ke selokan. Namun, belum ada kejelasan terkait kebenaran video tersebut.
Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com
RAPP peringati Bulan K3 2026 dengan upacara keselamatan kerja, tegaskan komitmen budaya kerja aman dan…
Sampah di Rengat tak terangkut tiga hari akibat alat berat TPA rusak. DLH pastikan layanan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar fun walk dalam rangka Dies Natalis ke-4 Tahun 2026 sebagai…
Sebanyak 50.681 peserta PBI JKN di Rohul yang dinonaktifkan sejak Februari 2026 mulai direaktivasi melalui…
Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…
PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…