Categories: Nasional

Ahli Dunia Duga Penyebab Hepatitis Misterius karena Antigen Covid-19

JENEWA (RIAUPOS.CO) – Penelitian untuk mencari penyebab kasus hepatitis misterius pada anak terus dilakukan. Hasilnya mengerucut pada dugaan karena antigen Covid-19. Selain itu, terkait juga dengan adenovirus.

Peneliti mengaitkan penyebabnya dengan antigen virus Corona menurut studi terbaru yang diterbitkan The Lancet Gastroenterology and Hepatologi. Kebanyakan anak mengalami gejala gastrointestinal lebih awal, kemudian penyakit kuning dan dalam beberapa kasus, gagal hati akut. Namun, virus hepatitis A, B, C, D dan E tidak ditemukan dalam kasus yang dilaporkan.

“Kemungkinan hepatitis akut pada anak-anak setelah infeksi Covid-19 tidak dapat dikesampingkan, daripada hipotesis patogen AdV (adenovirus) yang sebelumnya diusulkan oleh Keamanan Kesehatan Inggris. Badan (UKHSA), antara lain karena tidak ada adenovirus yang terdeteksi pada biopsi hati pada anak dengan hepatitis akut saat ini,” tegas co-Head of the Center for Emerging Viral Diseases di Rumah Sakit Universitas Jenewa, Isabella Eckerle.

 

Para peneliti menilai bahwa kasus hepatitis akut baru-baru ini pada anak-anak mungkin merupakan akibat dari infeksi virus Corona, diikuti oleh infeksi adenovirus setelah munculnya reservoir virus di saluran usus. Setelah infeksi virus Corona, reservoir virus dapat menyebabkan aktivasi sel imun yang diperantarai super antigen berulang, seperti Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C).

Jika reservoir seperti itu ada dan anak kemudian menjadi terinfeksi adenovirus (AdV), efek yang diperantarai superantigen ini mungkin lebih jelas dan dapat menyebabkan kelainan kekebalan seperti hepatitis parah akut yang baru-baru ini dilaporkan. Persistensi virus Corona di saluran pencernaan anak-anak menghasilkan pelepasan berulang protein virus dalam sel epitel usus, yang mengarah ke aktivasi kekebalan.

Dan, aktivasi sel kekebalan yang dimediasi superantigen ini telah diidentifikasi sebagai mekanisme penyebab MIS-C, menurut hasil penelitian. MIS-C sangat terkait dengan infeksi virus Korona dan telah memicu kekhawatiran luas sejak April 2020.

Kondisi ini menyebabkan peradangan di berbagai organ termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, perut dan hati, bahkan dapat menyebabkan kegagalan organ multipel dalam kasus yang parah, yang dapat menyebabkan kematian anak-anak.

 

Pakar medis Israel mengatakan penyebab umum dari semua kasus yang terdeteksi adalah infeksi Coronavirus sekitar tiga setengah bulan sebelum timbulnya hepatitis. Infeksi virus Korona yang parah diketahui merusak hati, yang berarti hepatitis yang tidak teridentifikasi ini mungkin merupakan salah satu gejala jangka panjang Covid-19 (Long Covid).

Kantor Regional WHO untuk Eropa melaporkan pada 13 Mei bahwa kasus hepatitis akut misterius pada anak-anak berusia 16 tahun ke bawah di wilayah tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen telah terinfeksi virus Korona. Para peneliti mencatat pemantauan kotoran anak-anak terus dilakukan untuk mencari keterkaitan hepatitis misterius.

Jika bukti aktivasi kekebalan yang dimediasi superantigen Coronavirus ditemukan, terapi imunomodulator harus dipertimbangkan pada anak-anak dengan hepatitis akut yang parah. Pakar medis menyatakan keprihatinannya karena membiarkan jenis virus baru menyebar tak terkendali pada anak-anak yang sebagian besar tidak divaksinasi tanpa mengetahui efek jangka panjang dari virus Corona.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

22 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

22 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

22 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

23 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

23 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

23 jam ago