covid-19-mengganas-di-pekanbaru-dewan-pertanyakan-kinerja-diskes
RIAUPOS.CO (RIAUPOS.CO) – Kasus penularan COVID-19 di Pekanbaru diinformasikan semakin menggila, status sebagai zona merah penularannya sampai Selasa (18/5) belum berubah. Hal ini diklaim penyebabnya karena kesadaran masyarakat sangat rendah.
"Masih rendah kesadaran warga terkait pentingnya prokes. Ini perlu dilakukan sosialisasi secara terus menerus," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Yasser Hamidi kepada wartawan.
Maka, untuk mengetahui masalahnya, apakah karena memang sosialisasi kurang maksimal, atau memang kinerja Dinas Kesehatan yang tidak maksimal, atau sebab lainnya, Komisi III berencana akan memanggil hearing OPD tersebut untuk menjelaskan ke DPRD, dan bersama-sama mencari solusinya.
"Pekan depan insyaallah kami panggil hearing Dinas Kesehatan, harapan kami juga Kepala Dinas nya hadir," ungkap politisi PKS ini.
Harapan lain kasus ini harus cepat dapat solusi untuk menekannya.
"Harapan kita tentu agar lonjakan kasus tidak bertambah, maka peran masing-masing komponen harus jelas dari perangkat atas sampai perangkat bawah harus sama-sama bekerja sama dalam rangka memperkecil tambahan kasus," beber Yasser lagi.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…