Categories: Nasional

Warga ODP Corona Diisolasi di Rumah, Dijaga Satpol PP

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Langkah hati-hati dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengantisipasi penyebaran Corona Virus Deases 2019 (Covid-19). Setelah membentuk satuan tugas (satgas) dan sosialiasi, segala prosedur dijalankan dengan ketat. Termasuk dalam menangani warganya yang baru pulang dari negara yang terpapar Covid-19.

Pemkab Kampar menetapkan prosedur, setiap warga Kampar yang baru pulang dari luar negeri harus memeriksakan diri. Bila mereka mengalami flu atau demam, mereka akan ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri menyebutkan, Mereka yang masuk daftar ODP harus berisitirahat di rumah. Mereka dibuat seperti diisolasi, karena tidak dibenarkan meninggalkan rumah.

’’Untuk hari ini ada lebih kurang 16 orang masyarakat Kampar yang dari luar negeri, baik dari Thailand maupun Malaysia. Semuanya telah dilakukan pengecekan kesehatan. Bahkan ada beberapa masyarakat yangn saat ini menjadi ODP, mereka tidak boleh keluar rumah. Mereka dijaga Satpol PP,’’ sebut Yusri, Kamis (19/3) petang tadi.  

Yusri meminta seluruh satuan kerja, terutama Satgas, untuk serius melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran corona. Sosialiasi harus diintensifkan. Langkah-langkah antisipatif harus cepat diambil untuk mencegah virus ini masuk ke Kampar. Yusri memastikan, hingga dirinya berbicara di hadapan sejumlah wartawan petang tadi, Kampar masih nihil suspect corona.

’’Namun Kami mengimbau kesadaran masyarakat. Kami meminta masyarakat untuk melaporkan keluarganya yang pulang dari bepergian. Baik itu dari luar daerah maupun ke luar negeri yang terpapar Covid-19. Ini penting untuk keselamatan semuanya,’’ sebut Yusri.

Sejak awal pekan ini, Pemkab Kampar melalui Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto sudah mengeluarkan anjuran agar pejabat dan ASN tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Selain itu, Catur juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten untuk menggelar rapat masif. Pada saat rapat koordinasi bersama seluruh Pimpinan OPD dan Forkompimda itu, bahkan Bupati memastikan, tidak ada rapat besar yang akan dihadiri dirinya hingga batas waktu belum ditentukan.

Laporan: Hendrawan (Bangkinang)

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

9 jam ago

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…

9 jam ago

Baru Dua Kecamatan, Program 1 ASN 1 RW Pekanbaru Segera Diperluas

Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…

10 jam ago

Operasional KMP Tirus Normal Lagi, Rute Insit-Mengkapan Kembali Dibuka

KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.

10 jam ago

Penerimaan Murid Baru di Inhil Kini Lebih Transparan dengan Sistem Digital

Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.

11 jam ago

Bakal Calon Rektor Unri, Prof Jimmi Copriady Usung Kolaborasi dan Inovasi Kampus

Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…

11 jam ago