Categories: Nasional

Setelah 3 Tahun, Perkosaan Terhadap Anak Terungkap di Perawang

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO)- Kasus persetubuhan anak di bawah umur kembali terungkap di Perawang, Siak. Menariknya, tersangka RR (35), warga Perawang ditangkap atas tuduhan dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang berusia 14 tahun dan masih berstatus pelajar yang dilakukannya tiga tahun silam.

Tertangkapnya tersangka setelah korban menceritakan kepada ibunya bahwa dirinya pernah disetubuhi tersangka pada 3 tahun silam tepatnya di akhir tahun 2016 di depan Puskesmas Tualang.

"Tersangka saat menyetubuhi korban masih duduk dibangku SD, sekarang telah duduk di kelas VIII SMP. Selama ini korban tidak berani bercerita karena mendapat ancaman dari pelaku," ujar Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya melalui Kapolsek Tualang Kompol Pribadi, Ahad (19/1/2020).

Kapolsek menjelaskan, tertangkapnya tersangka setelah ibu korban pada tanggal 14 Januari 2020 melaporkan tentang persetubuhan ke Polsek Tualang. “Atas laporan tersebut kita melakukan penyidikan. Setelah terkumpul bukti- bukti, juga meminta keterangan korban.Tersangka langsung di amankan," ungkap Pribadi.

Berdasarkan keterangan korban bahwa pada akhir tahun 2016 sekitar pukul 16.30 WIB tersangka melakukan persetubuhan tersebut terhadap korban di depan Puskesmas Tualang sebanyak 1 kali tepat di atas sepeda motor dekat pohon sawit Kampung Tualang.

Tersangka selalu mengancam, sehingga korban tidak berani memberitahukan terhadap keluarganya. Korban akhirnya berani memberitahukan kepada orang tuanya setelah kejadian tersebut berlalu 3 tahun. 

Keberanian tersebut timbul pada saat itu korban sedang nonton televisi tentang pelecehan seksual. Mendengar cerita anaknya, orang tua korban tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tualang.

 

Laporan: Wiwik

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

18 jam ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

18 jam ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

18 jam ago

SMAN 1 Kuantan Hilir Tumbangkan Runner Up HSBL 2025 di Laga Perdana

HSBL 2026 resmi dimulai di Telukkuantan dengan duel panas dua rival lama, SMAN 1 Kuantan…

21 jam ago

Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Diskes Riau memastikan belum ada kasus hantavirus di Riau dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta…

21 jam ago

Bandara SSK II Tetap Normal saat Long Weekend, Belum Ada Lonjakan Penumpang

Aktivitas penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru saat long weekend Kenaikan Isa Almasih masih normal…

2 hari ago