Categories: Nasional

Sikap Komisi II DPR Perjuangkan Nasib Honorer K2

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi II DPR RI meminta pemerintah untuk memprioritaskan honorer K2 dalam rekrutmen CPNS 2019. Tidak hanya guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh, tetapi juga tenaga teknis lainnya.

"Kami minta pemerintah untuk memprioritaskan CPNS bagi tenaga guru, tenaga kesehatan, honorer K2, tenaga fungsional teknis lainnya melalui mekanisme seleksi yang transparan, objektif, dan bebas KKN," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia saat membacakan kesimpulan raker bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin (18/11).

Dalam raker tersebut, Ahmad Doli bersama anggota Komisi II DPR RI bersepakat tidak menggunakan istilah eks bagi honorer K2 seperti yang selama ini digunakan pemerintah. Menurut mereka istilah eks sangat tidak manusiawi.

"Pak menteri, setuju kan kalau kita tidak menggunakan eks honorer K2? Kita sebut saja honorer K2 karena mereka sampai sekarang masih bekerja dan belum selesai masalahnya," tegasnya.

Mendengar permintaan tersebut, Menteri Tjahjo mengangguk tanda setuju. Dia bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bina Haria Wibisana bersedia menjalankan kesepakatan bersama Komisi II DPR RI.

Dalam kesempatan itu Ahmad Doli juga mendesak pemerintah hanya prioritaskan honorer K2. "Iya kami hanya fokus pada honorer K2," jawab MenPAN RB Tjahjo Kumolo. (esy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

5 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

5 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

5 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

5 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

6 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

17 jam ago