Categories: Nasional

Ciptakan Cairan Penghemat BBM

Nama Budi Hasibuan sudah dikenal luas oleh masyarakat Riau Indonesia bahkan dunia internasional. Kiprahnya dalam dunia tumbuhan telah melambungkan namanya. Dari dunia tumbuhan, Budi menciptakan cairan yang diakuinya bisa menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan, baik itu kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

 

Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru

Di rumah yang asri, Budi Hasibuan menerima kedatangan Riau Pos. Di kios yang menyatu dengan rumahnya kami berbual tentang berbagai hal. Di dalam kios itu dipajang berbagai macam produk-produk yang dihasilkan dari beragam tumbuhan khususnya gaharu, serai wangi dan sebagainya.

Kepada Riau Pos, Budi lalu menunjukkan satu botol kecil yang di dalamnya terdapat cairan yang diakuinya sebagai cairan penghemat BBM. "Ini botolnya kecil, namun khasiatnya pada kendaraan yang kita gunakan sangat istimewa sekali. Saya telah mencoba menggunakan ini pada kendaraan saya dan terbukti istimewa sekali," tuturnya.

Di bawah binaan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Riau, Budi menyebut bahwa cairan ini sudah melalui penelitian yang cukup panjang sampai memakan waktu 17 tahun lamanya. Jika dibandingkan dengan produk serupa yang ada di pasaran diakuinya produk ini lebih unggul, karena produk ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami.

"Kami melakukan penelitian ini hampir 17 tahun lamanya. Jika dibanding dengan produk serupa kami menjamin produk ini lebih baik, karena selain dibuat dari beragam tumbuhan, produk ini juga cairan yang mudah larut bersama BBM dan tidak mengendap di dalam tanki minyak kendaraan yang kita gunakan. Sementara produk lain tidak berbentuk cairan," tuturnya.

Budi menyebutkan produk yang diciptakannya diberi nama Baio Volatil 21. Produk adalah multipurpose aditif dengan inovasi terbaru dalam perkembangan dunia organic fuel additive. Terbuat dari berbagai jenis minyak atsiri kelas satu, tersusun dari senyawa-senyawa organik hidrokarbon spesifik dan hidrokarbon oksigenat, yang terkandung pada beragam jenis tanaman alam.

"Artinya dengan bahan organik pilihan yang kami digunakan, sehingga dapat menjamin keamanan mesin pengguna dan ramah lingkungan," ujarnya lagi.

Formula Baio Volatil 21 ini, tambahnya menggunakan minyak atsiri murni sebagai bahan baku utama dan dijamin keasliannya. Demi meningkatkan kinerja BBM dengan cara menyempurnakan sistem pembakaran BBM d di dalam mesin, sehingga konsumsi BBM yang digunakan dapat dikurangi hingga 30-40 persen.

Cairan ini sendiri sebut Budi menggunakan bahan baku minyak serai, minyak nipah, minyak jagung dan sejumlah formula lainnya. "Satu hal lagi, formula ini sudah melalui riset yang cukup panjang dan kami berani menjamin bahwa produk ini cukup baik untuk kendaraan yang kita gunakan," ujarnya.

Cara penggunaannya pun cukup gampang, masyarakat cukup mencampurkan beberapa mililiter cairan ini ke dalam tangki mesin minyaknya dan hasilnya bisa dirasakan. "Yang jelas saya sendiri sudah merasakan manfaatnya," ujarnya.

Satu hal lagi, tambahnya masyarakat Riau harus bangga dengan produk ini, karena apa? Karena produk ini murni dihasilkan di Riau. "Ini produk asli Riau, kita harus bangga menggunakan produk sendiri, soal kelebihannya sama bahkan lebih jika dibandingkan dengan produk serupa yang diproduksi dari negara lain," ujarnya.***

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

22 jam ago

Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…

23 jam ago

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

24 jam ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

1 hari ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

1 hari ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

1 hari ago