(RIAUPOS.CO) – Di zaman sekarang ini, kehidupan manusia sangat sulit dipisahkan dari plastik. Dimana plastik menjadi produk serbaguna, murah, ringan dan kuat. Namun, plastik juga menimbulkan permasalahan tersendiri untuk lingkungan. Sampah plastik bahkan menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan hidup.
Oleh karena itu, banyak gerakan-gerakan yang dilakukan masyarakat untuk menanggulangi sampah-sampah plastik. Dari hal besar hingga hal kecil sekalipun. Salah satunya dengan memiliki kepedulian dan menerapkan pengurangan sampah plastik di keseharian dan memulai dari diri sendiri.
Salah satu masyarakat yang menerapkan hal ini, Dina Lestari mengatakan, ia cukup prihatin dengan banyaknya sampah dari plastik yang dihasilkan masyarakat setiap harinya. Ia bercerita mulai menerapkan pengurangan penggunaan plastik sejak tiga tahun lalu.
“Udah dari tiga tahun lalu mengurangi penggunaan plastik, dimulai dari hal-hal kecil dulu,” katanya, Sabtu (17/10).
Dina mengaku, meninggalkan plastik secara 100 persen adalah hal yang sulit untuk dilakukan, dimana berbagai produk dibuat setiap hari terbuat dari plastik. Kendati demikian, Dina mengatakan ia mulai mengurangi penggunaan plastik dari diri sendiri.
Menurut Dina, hal yang paling sederhana adalah dengan membawa tas belanja sendiri saat berkunjung ke pusat perbelanjaan, pasar, atau toko-toko kecil lainnya. Ia juga menolak, jika penjual menawarkannya kantong plastik untuk dipakai membawa barang.
“Kalau ke mal, ke pasar bawa tas sendiri, jadi saat pulang sudah tidak bawa plastik. Kalau ke minimarket, biasanya belanja nggak banyak. Langsung nolak kalau ditawari kantong plastik, mendingan dimasukkan langsung ke dalam tas,” ujarnya.
Dikatakan Dina, hal tersebut menjadi salah satu bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan. Ia juga mengatakan, sampah plastik memiliki jangka waktu yang sangat lama untuk bisa terurai, kandungan zat kimia di dalamnya juga akan sangat berbahaya bagi lingkungan. Dengan meminimalisir penggunaan plastik,hal tersebut menjadi salah satu cara untuk dapat menyelamatkan lingkungan.
“Mungkin yang saya lakukan ini tidak terlalu berdampak. Tapi itu jika sendiri, kalau semua orang melakukan hal serupa, pasti akan memberikan dampak yang luar biasa untuk lingkungan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Dina juga berusaha mengajak orang-orang terdekatnya untuk melaksanakan hal yang sama, mengurangi pengunaan produk plastik, dan membawa tas belanja dari rumah.(nda)
Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…