BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) langsung bergerak menyikapi adanya temuan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, perihal adanya rumah warga yang masih belum terpasang stiker tanda telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) berkaitan dengan pemilihan serentak bupati dan wakil bupati.
"Pertama KPU mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Bawaslu dan jajaran karena telah memberikan masukan terhadap proses pemutakhiran data pemilih," kata Ketua KPU Rohil Supriyanto MSi melalui komisioner, yang sekaligus Divisi Data dan Perencanaan Hendra SE, Selasa (18/8/2020).
KPU terangnya telah meminta kepada PPK dan PPS untuk menindaklanjuti hal tersebut.
Menurutnya, ada beberapa hal yang didapat setelah PPK dan PPS melakukan pengecekan, antara lain ditemukan satu warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dan empat warga di Bangko Pusako memang tidak mau dicoklit sejak awal.
Kemudian terangnya ada juga warga yang sebenarnya sudah dicoklit namun stiker sudah copot, selain itu ada juga warga yang identitas dan domisilinya berbeda sehingga saat coklit tidak ditemukan.
"Memang masih ada warga yang tidak dicoklit, maka KPU sudah meminta PPK dan PPS untuk berkoordinasi dengan panwascam agar mendata orang tersebut dan dimasukan ke dalam daftar pemilih saat pleno Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) tingkat PPS," kata Hendra.
Laporan: Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor: E Sulaiman
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…