Categories: Nasional

Kalau Tak Tegas, Nasib Garuda Bisa Seperti Maskapai Merpati

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung berharap nasib PT Garuda Indonesia tidak seperti PT Merpati Nusantara Airlines yang ditutup setelah mengalami kerugian.

Dia berharap pemerintah melakukan langkah tegas di dalam upaya penyelamatan PT Garuda Indonesia, agar tidak bernasib seperti PT Merpati. Martin mengatakan itu saat Fraksi Nasdem menerima perwakilan Sekretariat Bersama (Sekber) Karyawan PT Garuda Indonesia di Gedung Nusantara I, kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (18/6).

Martin diketahui menerima perwakilan secara daring, tetapi politisi Nasdem Nyat Kadir menemui secara tatap muka para karyawan dari maskapai pelat merah itu.

"Saya melihat kalau tidak tegas dan melakukan langkah benar dalam penyelamatan Garuda, bukan tidak mungkin nasib Merpati itu akan terulang lagi ke Garuda. Itu sedih sekali nasib," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Jumat.

Selain pemerintah, Martin pun berharap Direktur Utama (Dirur) PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra bersikap tegas dalam menyelamatkan maskapai yang didirikan pada 1949 itu.

"Pak Irfan selaku dirut harus raja tega. Dalam arti lakukan semua langkah yang mungkin membuat Garuda itu cut loss, sehingga kita tidak harus memiliki opsi likuidasi," beber Ketua Umum DPP Garda Pemuda Nasdem.

Martin pun menyarankan beberapa hal demi penyelamatan Garuda. Pertama manajemen maskapai yang memiliki ratusan pesawat itu harus menjalankan rute yang rasional.

"Rute-rute yang dijalani memang ada duitnya. Tidak ada lagi rute yang sementara ini rugi, terus diterbangi," ucapnya.

Langkah kedua, ujar Martin, Garuda perlu menggelar renegosiasi dengan lessor. Selanjutnya hasil renegosiasi dilaporkan secara berkala kepada masyarakat atau Komisi VI DPR RI.

Terakhir, kata dia, sisi penegakan hukum dijalankan tanpa pandang bulu, dengan begitu tidak ada pembiaran inefisiensi dan segala macam ketidakwajaran keuangan di Garuda. "Kalau tiga hal ini sudah dilakukan, baru diketahui berapa yang dibutuhkan penyertaan modal negara kepada Garuda untuk dia bertahan," bebernya.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

20 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

20 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

20 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

23 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago