dikira-parfum
(RIAUPOS.CO) – Kiki, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru ini sukanya gratisan. Akibat dari ulahnya, ia pun akhirnya pernah kena batunya.
Sebelum berangkat kuliah, Kiki terlebih dahulu mampir ke kos temannya sebut saja Tiwi. Sesampainya di kamar Tiwi, Kiki celingak-celinguk mencari sesuatu.
Dilihatnya ada bedak di meja, lalu dipakainya. Selesai bedakan, Kiki mencari parfum. Berhubung temannya masih di kamar mandi, ia pun mengambil sebuah botol kecil (dikira parfum) dan menciumnya, lalu mengoles-oleskan di badannya (ketiak).
"Lumayan, dapat parfum gratis," pikirnya.
Sesampai di kampus, Kiki mulai merasakan badannya dan ketiaknya panas. Di tengah-tengah perkuliahan, rasa panas pun semakin menjadi-jadi. Kiki duduk gelisah sambil mengipas-kipas badannya.
Mengetahui temannya bertingkah aneh, Tiwi pun bertanya. "Ngapain Kiki, kok kaya kepanasan gitu?,’’ tanya Tiwi.
"Gak tahu juga. Kok tiba-tiba badan dan ketiak saya terasa panas," jawab Kiki.
"Memang tadi kamu pakai apaan?," tanya Tiwi lagi.
"Pakai parfum mu yang botolnya kecil dan dioles-oles itu lo,"kata Kiki.
"Alamak, Kiki… Pantesan kamu kepanasan. Itu bukan parfum, tapi minyak angin oles,"jawab Tiwi.
"Saya kira tadi parfum, baunya wangi sekali," jawab Kiki.
Teman-teman yang mendengarnya itu pun ikut tertawa menertawakan Kiki.(dof)
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…
Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…
Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…
Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.
Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…
Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…