Categories: Nasional

122 Kepala Daerah Dilantik 26 Februari

JAKARTA, (RIAUPOS.CO) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya menetapkan tanggal pelantikan bagi daerah hasil pelaksanaan pilkada serentak 2020. Rencananya, pelantikan tahap pertama akan dilakukan pada 26 Februari 2021 mendatang.

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik Piliang mengatakan, pelantikan akan dilakukan bertahap karena akhir masa jabatan kepala daerah pilkada 2020 berbeda-beda. Karena selisih yang cukup menonjol, sulit bagi pemerintah menyerentakkan di satu waktu.

Dalam catatan Kemendagri, dari 270 daerah peserta pilkada, ada satu daerah yang masa jabatan habis tahun 2019 lalu. Kemudian ada 207 daerah habis Februari 2021, 13 daerah habis Maret 2021, 17 daerah habis April 2021, 11 daerah habis Mei 2021, 17 daerah habis Juni 2021, satu daerah habis Juli 2021, 2 daerah habis September 2021, dan satu daerah baru habis pada Februari 2022. Dari 207 daerah yang habis masa jabatannya di Februari 2021, Akmal menyebut tidak semuanya akan dilantik 26 Februari. Pasalnya, masih ada proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Yang sudah pasti dilantik adalah 122 daerah yang tidak ada sengketa. "Sisanya ada sengketa ," ujarnya di kantor Kemendagri, kemarin (17/2).

Namun, lanjut dia, bisa saja sebagian daerah yang terdapat sengketa masuk dalam pelantikan 26 Februari. Mengingat sebagian gugatan telah telah diputus MK melalui putusan dismissal. Misalnya Kota Surabaya, Banyuwangi dan Lamongan. Tapi untuk kepastiannya, Akmal menyebut sangat bergantung pada proses administrasi. Sebagaimana diketahui, putusan MK tidak dapat langsung diproses Kemendagri. Namun akan ditindaklanjuti oleh KPU setempat lebih dahulu. Nantinya, KPU menyerahkan usulan ke DPRD untuk diputuskan dalam rapat paripurna. Usai diputuskan, DPRD menyerahkan ke pemerintah provinsi untuk finalisasi dokumen sebelum dilanjutkan ke Kemendagri.

Untuk itu, Akmal menyebut kecepatan KPU, pemerintah daerah, dan DPRD untuk menyelesaikan dokumen sangat menentukan. Dia sendiri berharap agar para  stakeholder terkait untuk mempercepat prosesnya.

"Agar kami dapat pelantikan secara bersama untuk 208 daerah pada akhir Februari 2021," imbuhnya.

Sementara untuk pelantikan tahap selanjutnya, Akmal menyebut Kemendagri berencana menggabungkan dalam dua sampai tiga tahap besar. Misalnya daerah yang habis masa jabatan pada maret akan digabungkan dengan April. Terkait konsep pelantikannya, Kemendagri merencanakan pelantikan dilakukan secara daring untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Nantinya, gubernur melantik dari ibukota provinsi sesuai ketentuan UU Pilkada. Sementara bupati/wali kota berserta wakilnya berada di daerah masing-masing.

 "Menggunakan protokol kesehatan maksimal hanya 25 orang berada di dalam ruangan," kata Akmal.

Sementara itu, nasib bupati terpilih Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur, Orient Riwu Kore yang terseret kasus dwi kewarganegaraan belum jelas. Hingga kemarin, Kemendagri masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM.

"Kita kemarin sampai pada titik meminta kepada temen-temen Kumham untuk mempercepat penelitian," terangnya. Akmal memastikan, apapun yang diputuskan oleh Kumham akan menjadi pegangan jajarannya. Sebelum keputusan diambil, untuk sementara Kabupaten Sabu Raijua dipimpin oleh Sekda yang diangkat sebagai Plh. Dia menargetkan pada pekan depan sudah ada keputusan final.(far/jpg)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

18 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

19 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

19 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

20 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

20 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

20 jam ago