INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 2.082 pelamar dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) atau lolos seleksi administrasi penerimaan CPNS Badan Kepegawaian Negara (BKN) 2019. Jumlah tersebut merupakan total pelamar sebanyak 3.705 hanya sekitar 56 persen yang lolos seleksi administrasi.
Plt Kepala Biro Humas BKN, Paryono menyampaikan, 1.623 pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dapat mengajukan sanggahan apabila tidak menerima hasil seleksi administrasi tersebut mulai 17 Desember 2019 pukul 01:00 WIB hingga 19 Desember 2019, melalui akun masing-masing pelamar pada portal https://sscn.bkn.go.id.
Panitia Seleksi CPNS BKN tahun 2019 akan melakukan verifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar dan mengumumkan hasilnya pada 27 Desember mendatang.
“Dalam melakukan sanggahan, pelamar tidak diperkenankan untuk memperbaiki, mengubah, mengunggah ulang atau memperbarui dokumen yang telah diunggah serta menambah dokumen apapun,” jelas Paryono di Jakarta, Selasa (17/12).
Paryono melanjutkan, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). SKD tersebut dikecualikan bagi pelamar P1/TL yang telah memilih tidak mengikuti SKD pada saat mendaftar.
Dalam pengumuman tersebut juga dijelaskan mengenai kewajiban dan larangan peserta dalam mengikuti SKD. Sementara perihal detail informasi waktu dan lokasi pelaksanaan akan diumumkan kemudian di laman BKN www.bkn.go.id, sehingga pelamar dihimbau untuk dapat memantau pengumuan tersebut secara berkala.
Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…