Categories: Nasional

Tanam 235 Pohon Penghijauan di Pelabuhan BSSR dan Roro

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)  – Sudah hampir dua tahun Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) di Selatbaru, Kecamatan Bantan tak beroperasi. Ini akibat musibah Covid-19 sehingga pelabuhan yang melayani rute ke Malaka, Malaysia.

Untuk membuat kawasan pelabuhan ini tetap hijau, Bupati Bengkalis Kasmarni secara simbolis menanam pohon dalam rangka gerakan penghijauan di lingkungan BSSR Kecamatan Bantan,  Selasa  (16/11/2021).

Adapun jumlah pohon yang di tanam sebanyak 235 pohon yang tersebar di sejumlah titik yaitu, Pelabuhan Roro Air Putih dan Sungai Selari.

Jenis tanaman penghijauan yakni, Trembesi, Ketapang Kencana, Mahoni, dan Pulai Gading.

Bupati Kasmarni mengapresiasi kepada Dinas Perhubungan bersama Pengurus Antar Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Bantan dan gabungan relawan penggiat wisata serta Komunitas Mobil Bengkalis (KMB).

"Semoga gerakan penghijauan ini dapat terus berlanjut serta memiliki manfaat dalam meningkatkan partisipasi semua pihak dalam menanam pohon untuk kelangsungan hidup yang lebih baik," ujar Kasmarni.

Hadir juga Wabup Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Pasiter Kodim 0303 Bengkalis Isnanu, Staf Ahli Bupati dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Bengkalis

Lanjut Kasmarni, melalui gerakan penghijauan menjadi komitmen untuk ikut berperan dalam upaya mengurangi efek pemanasan global dan tentu saja hutan serta keanekaragaman hayati dalam penanggulangan degradasi lahan di Kabupaten Bengkalis.

"Semua bibit yang kita tanam ini dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat, dan kepada pihak penyelenggara kami pesan untuk selalu menjaga dan menjaga tanpa perawatan," terang Kasmarni.

Kasmarni berharap melalui gerakan penghijauan tidak hanya sampai disini, melainkan terus berkembang di lokasi lainnya di Kabupaten Bengkalis.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk selalu mempopulerkan gerakan penghijauan dengan selalu mengkampanyekan gerakan menanam pohon minimal 5 batang di sekitar tempat tinggal," harap Kasmarni.

Kasmarni juga berpesan, sudah saatnya semangat menanam pohon atau gerakan penghijauan terus di gaungkan kepada elemen masyarakat, hal ini dibuktikan dengan kondisi alam dan lingkungan saat ini buruk hal ini juga mempengaruhi kualitas alam dan lingkungan.

Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

15 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

16 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

16 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

17 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

17 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

17 jam ago