Polisi terluka akibat terinjak-injak saat aksi unjuk rasa mahasiswa di Kantor Guberbur Riau, Selasa (17/9/2019). (DEFIZAL/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Aksi saling dorong terjadi saat unjuk rasa ribuan mahasiswa yang memaksa ingin masuk ke halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa (17/9) siang. Akibatnya, lima personel polisi terluka dan empat di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.
Empat personel itu dilarikan menggunakan mobil ambulans yang sudah stanby di halaman kantor Gubri. Akhirnya pihak keamanan mempersilakan mahasiswa masuk dan berkumpul di halaman Kantor Gubri untuk menggelar aksi unjuk rasa.
Ribuan mahasiswa menuntut agar Gubernur Riau segera menyelesaikan permasalahan karhutla di Riau.
"Meminta penjelasan soal tuntutan penyelesaian karhutla di Riau. Maka siapa yang bisa tanggap menuntut ini, siapa yang bersuara lantang, melainkan mahasiswa. Hidup mahasiswa. Pemerintah tidak cukup tegas menindak korporasi. Kabut asap bukan bencana, tetapi ini suatu tindakan kejahatan," ujar salah seorang mahasiswa berorasi.
Laporan : Dofi Iskandar
Editor : Firman Agus
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.
Hujan deras di Baloi Batam picu banjir lumpur dan kayu gelondongan dari bukit gundul, jalan…
Tumpukan sampah plastik kepung Pantai Padang di sekitar Masjid Al-Hakim, wisatawan soroti kebersihan kawasan wisata…
Satlantas Polres Limapuluh Kota beri sanksi push up bagi pengendara yang parkir sembarangan di Flyover…
Telkomsel hadirkan RoaMax Umrah kuota 70 GB hingga 17 hari plus voucher kuliner Nusantara di…