Categories: Nasional

Niat Buat Efek Jera, Malah Tewaskan Anak Tetangga

(RIAUPOS.CO) — NIAT hati ingin membuat efek jera, malah mengakibatkan dirinya berhadapan dengan hukum. Hal itu terjadi pada MNA, warga yang tinggal di Jalan Seroja, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Menurut keterangan Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi melalui Wakapolsek AKP Anisman, kejadian tersebut berawal dari tangki air milik MNA sering dimasukkan besi dan dimatikan oleh orang tidak dikenal. Hal itu menyebabkan MNA memasang ranjau di atap rumahnya. Akibat keteledorannya, anak tetangganya meninggal dunia akibat sengatan listrik.

‘’Keterangan tersebut di dapat dari istri MNA yaitu IKS. Dikarenakan saat Kanit Reskrim Ipda Lukman bersama tim opsnal ke TKP, MNA sedang bekerja sebagai pengebor sumur,’’ jelasnya.

Meski demikian, tim langsung olah TKP dan ditemukan barang bukti berupa kabel rakitan listrik. Setelah itu membawa korban untuk divisum ke RS Bhayangkara Polda Riau dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Lalu, tim pun bergerak ke lokasi di mana MNA bekerja, tepatnya di Jalan Sutomo, Kecamatan Limapuluh. Sekitar pukul 17.30 WIB, tersangka berhasil diamankan serta dibawa ke Polsek Tenayan Raya dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

‘’Tersangka MNA dijerat pasal 359 atau pasal 340 KUHPidana. Ia pun mengakui bahwa dirinya memasang ranjau. Sejak kejadian pada Rabu (10/7), tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Tenayan Raya hingga sekarang,’’ sebutnya.

Sebagai informasi, kejadian yang menimpa MNA diketahui ketika ayah korban Zainal Albert Pakpahan menanya kepada istrinya Oktaviani Sinaga tentang keberadaan anaknya Lionel Albert Pakpahan. Namun, karena belum jumpa terus dilakukan pencarian. Hingga akhirnya, ayah korban mengecek ke atap rumah.

Benar adanya, korban berada di atap. Saat ditemukan korban sudah tergeletak di dekat tangki air milik MNA. ‘’Saat itu terdapat luka bakar di bagian wajah sebelah kiri, bagian perut dan tangan diduga akibat tersengat listrik yang dipasang di tangki air,’’ terangnya. Kemudian, ayah korban menurunkan anaknya Lionel, dibantu warga setempat.(*3/rnl)

Laporan Marrio Kisaz, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago