ILUSTRASI: RIAUPOS.CO
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Penyidik Kejari Kampar melakukan pemeriksaan terahadap Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kuok Kabupaten Kanpar terkait dugaan mafia pupuk subsidi yang saat ini sedang ditangani.
Sebagaimana yang diketahui sejak perkara dugaan mafia pupuk subsidi ini mulai bergulir, tim Penyidik Kejari Kampar sudah memanggil serta memeriksa beberapa orang atau pihak terkait dalam perkara ini.
"Pada hari ini Jumat 17 Juni 2022 tim Penyidik Kejari Kampar kembali melakukan pemeriksaan. Kali ini terhadap Koordinator BPP Kecamatan Kuok atas nama Hj Gustina selaku tim verifikasi dan validasi penyaluran pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Kuok," ujar Kajari Kampar Arif Budiman melalui Kasi Intel Silfanus Rotua Simanullang, Jumat (17/6/2022).
Selain Hj Gustina, sambung Silfanus, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap Darmansyah selaku tim verifikasi dan validasi penyaluran pupuk subsidi di Kecamatan Kuok.
"Darmansyah selaku tim verifikasi dan validasi penyaluran pupuk subsidi di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kuok juga diperiksa pada hari ini," imbuhnya.
Lebih lanjut Silfanus mengimbau, jika ada orang yang mengatasnamakan pimpinan Kejaksaan atau pun penyidik terkait perkara dugaan mafia pupuk yang sedang ditangani Kejari Kampar, jangan diindahkan atau dilayani.
"Seandainya ada orang-orang yang mengatasnamakan pimpinan Kejaksaan ataupun penyidik dengan menjanjikan sesuatu atau apapun terkait penanganan perkara ini harap jangan diindahkan atau dilayani, dan jika ada silakan melaporkan hal tersebut ke Kejari Kampar," tegas Silfanus.
Dari pantauan awak media keduanya diperiksa dari pukul 10.00 WIB hingga sore hari.
Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Eka G Putra
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…