utang-teman
Anita memiliki seorang sahabat, Ola yang sudah lama tidak bertemu. Suatu hari Ola mengajaknya bertemu untuk bernostalgia dengan masa lalu. Ia pun menyetujuinya.
Mereka masih terus bertukar pesan hingga beberapa pekan sesudahnya mulai dari komentar status, atau sekadar berbincang-bincang ringan.
Suatu hari, Ola bercerita jika ia sedang mengalami kesulitan. Ia ingin membeli sebuah kamera
untuk pekerjaannya. Dengan berbagai alasan, ia berhasil membujuk Anita untuk melakukan pinjaman atas nama Anita dengan limit yang tidak sedikit.
Anita berpikir, jika Ola selama ini sangat baik dan ramah. Ola juga berjanji ia sendiri yang akan membayar cicilan yang setiap bulannya berjumlah Rp680 ribu.
Hal ini berjalan dengan lancar, hingga dua bulan berikutnya, Ola hilang tanpa kabar, sementara cicilannya masih beberapa bulab lagi. Anita berusaha menghubungi Ola dengan nomor handphone, media sosial namun ia justru diblok sehingga tidak dapat dihubungi lagi.
"Alamakā¦! Aku kerja susah-susah, gaji di bawah UMR, malah harus bayarin utang orang lain," keluhnya usai menerima panggilan dari debt collector.(anf)
Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…
PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…
Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…
Ribuan pencari kerja memadati Pekanbaru Job Fair 2026. Sebanyak 1.417 lowongan dari 47 perusahaan disiapkan…
DPRD Pekanbaru mendorong penerapan sistem kabel bawah tanah untuk mengatasi kabel semrawut sekaligus meningkatkan estetika…
Belasan ribu warga memadati Danau Bandar Kayangan untuk mengikuti jalan sehat dan senam sehat dalam…