Categories: Nasional

Ukraina Bantah Serang Pemberontak Sparatis Luhansk

KIEV (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Ukraina membantah tuduhan yang menyatakan mereka menyerang kelompok separatis pro-Rusia di wilayah timur negara itu.

"Terlepas dari kenyataan posisi kami ditembaki dengan senjata terlarang, termasuk artileri 122 mm, pasukan Ukraina tidak membalas tembakan tersebut," kata seorang petugas pers Operasi Pasukan Gabungan Ukraina kepada Reuters melalui telepon, Kamis (17/2/2022).

Sebelumnya, kelompok pemberontak pro-Rusia di timur Ukraina menuduh pemerintah Kiev menyerang wilayah mereka menggunakan mortir, Kamis (17/2/2022).

Menurut laporan kantor berita Rusia, RIA, perwakilan dari Republik Rakyat Luhansk mengaku pasukan Ukraina melakukan penyerbuan dengan mortir, peluncur granat, dan senapan mesin.

"Angkatan bersenjata Ukraina telah secara kasar melanggar rezim gencatan senjata, menggunakan senjata berat, yang menurut perjanjian Minsk, harus ditarik," tutur perwakilan wilayah Luhansk dalam pemberitaan media Interfax, seperti dilansir Reuters.

Jika serangan ini benar terjadi, pasukan Ukraina melanggar kesepakatan Minsk yang dibuat pada 2015 lalu.

Konflik di perbatasan timur Ukraina terjadi sejak Rusia berhasil mencaplok Semenanjung Crimea di 2014.

Beberapa bulan setelah pencaplokan, separatis pro-Rusia di wilayah Donetsk dan Luhansk ikut melakukan referendum untuk mendeklarasikan kemerdekaan mereka dari Ukraina.

Akibatnya, bentrok antara separatis pro-Rusia dan militer Ukraina terus terjadi. Bentrok ini diperkirakan menyebabkan 10.300 orang meninggal dunia sejak April 2014.

Rusia disebut juga ikut terlibat dalam konflik ini. Ukraina dan NATO mengatakan Moskow menempatkan pasukan mereka di wilayah separatis itu. Namun, klaim ini dibantah oleh Moskow.

Sumber: Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

8 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

8 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

8 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

8 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

9 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

1 hari ago