bupati-meranti-hm-adil-resmi-menyandang-gelar-magister-manajemen
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil terlihat lega setelah menyelesaikan ujian tesisnya di Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Kamis (17/2/2022). Dengan ini, ia berhak menyandang gelar master manajemen setelah mengenyam pendidikan lebih kurang empat tahun.
"Alhamdulillah, tadi saya telah selesai mengikuti ujian tesis dan sudah dinyatakan lulus oleh penguji," sebutnya.
Sesuai dengan tugasnya saat ini sebagai bupati, tesis yang diambil berjudul Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Perencana Pada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. "Judul ini berangkat dari kerangka pikiran kondisi pengembangan kompetensi ASN di Meranti," ungkap Adil.
Dijelaskannya, proses perkuliahan dirinya di kampus tersebut tidak berjalan mulus. Beberapa kali terkendala dikarenakan mengikuti kontestasi politik, baik di pemilihan legislatif Provinsi Riau maupun pemilihan kepala daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Memang sempat terkendala, tapi di tengah kesibukan itu semua saya komit untuk menyelesaikannya," kata Bupati.
Dia juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran penguji dan dosen Prodi Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning karena telah mentransfer ilmu kepada dirinya. Dia berharap ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat baginya dalam mengemban tugas sebagai kepala daerah.
"Terimakasih kepada semua pihak, terkhusus warga Kepulauan Meranti dan keluarga saya. Insyaallah ini akan menjadi bekal bagi saya dalam memimpin. Saya berharap ini juga menjadi penyemangat bagi ASN dan anak-anak Meranti untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin," harap kader PKB tersebut.
Selengkapnya, baca koran Riau Pos edisi terbit Jumat (18/2/2022).
Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Eka G Putra
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…
Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…
Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…