mengudara-lewat-radio
(RIAUPOS.CO) — Pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Sebuah quote yang kini banyak menginspirasi kaum milenial. Termasuk satu di antaranya mahasiswi ilmu komunikasi yang memiliki nama lengkap Helen Fenesia.
Berangkat dari ketertarikannya di bidang komunikasi, kini ia pun menjalankan pendidikannya sembari mengembangkan hobi dengan mengudara di radio.
Ketertarikan terhadap dunia komunikasi sudah dimiliki Elen, panggilan akrabnya, sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini bisa dilihat dari kesenangan dia belajar setiap pelajaran yang mengharuskan siswanya berbicara, berdiskusi, dan mempresentasikan tugas.
Beranjak ke bangku SMA, Helen pun mulai memperlihatkan ketertarikannya dengan mengikuti berbagai perlombaan debat. Ia pun beberapa kali dipercaya sebagai master of ceremony (MC) dalam kegiatan yang ada.
"Semasa sekolah dulu udah tertarik dengan dunia komunikasi. Pernah juga jadi siswa percontohan untuk menjadi reporter dan membawa acara. Dibawa sama guru ke kelas-kelas yang dia ajar untuk mempraktikkan cara penyampaian suatu informasi dengan benar dan gak monoton. Terus juga dari SMP udah sering dengar radio sampai mikir kayaknya seru gitu bisa ngobrol tanpa kenal pendengarnya. Akhirnya di kelas 3 SMA memutuskan untuk ngambil jurusan ilmu komunikasi di perguruan tinggi. Terus waktu itu ada dengar oprec (open recruitment) penyiar radio. Coba-coba daftar dan ternyata lolos," jelas Helen.
Selama menjalankan hobinya sebagai penyiar radio, Helen mengaku mendapat banyak sekali pengalaman berkesan. Diakuinya, ia kerap kali berjumpa dengan orang-orang penting bahkan artis papan atas ibu kota. Menjadi penyiar juga menjadi wadah bagi dirinya untuk menerapkan ilmu yang telah didapatnya di bangku kuliah. Tak hanya itu, bekerja di media juga turut berpengaruh terhadap relasinya yang kini semakin luas.
"Menjalankan hobi ini membuka dunia baru bagi saya. Saya banyak menerapkan ilmu yang didapat dari bangku kuliah. Bahkan saya beberapa kali berkesempatan bertemu dan berbincang dengan orang penting dan terkenal. Hal ini membuat saya banyak belajar untuk bisa sukses seperti mereka itu," ujarnya.
Kendati harus membagi waktunya untuk kuliah dan berkerja, Helen mengaku tidak merasa terganggu. Keduanya tetap bisa dilaksanakan dengan baik. Waktu siaran yang bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliah, menjadi alasan ia tetap menjalankan hobi hingga kini.
"Walaupun bisa dibilang saya sekarang kuliah sambil bekerja, tapi tetap yang paling utama itu menyelesaikan kuliah dengan cepat ya, tepat waktu gitu. Semoga hobi yang kini saya jadikan pekerjaan ini bisa menjadi jalan pembuka untuk pekerjaan saya ke depannya. Entah nanti akan jadi news anchor (pembawa berita), jurnalis, atau public relation perusahaan gitu. Kita lihat saja nanti," tutur Helen.(zed)
Laporan: Siti Azura Foto: Koleksi Pribadi
PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…
Bentrok fisik terjadi antara kelompok masyarakat dan sekuriti PT STRUM di kawasan perkebunan PT Adei,…
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melantik Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau menggantikan…
Keluarga besar Riau Pos berduka atas meninggalnya karyawan berdedikasi tinggi, Hendri Bakri, pada Jumat (2/10/2026)…
Panitia Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau menggelar Technical Meeting dan drawing peserta…