Categories: Nasional

Usman Hamid Sesalkan Pernyataan Jaksa Agung soal Tragedi Semanggi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Amnesty International Indonesia menyesalkan pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menyebut, kasus tragedi Semanggi I dan II bukan termasuk ke dalam pelanggaran HAM berat.

Menurut Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, seharusnya pernyataan Burhanuddin itu berdasarkan bukti penyidikan yudisial.

"Pernyataan itu tidak kredibel jika tanpa diikuti proses penyidikan yudisial melalui pengumpulan bukti yang cukup, berdasarkan bukti awal dari penyelidikan Komnas HAM, yang sayangnya tidak ditindaklanjuti Kejaksaan Agung dengan melakukan penyidikan," kata Usman dalam keterangannya, Jumat (17/1).

Usman menegaskan, tragedi Semanggi I dan II jelas-jelas merupakan pelanggaran HAM berat. Bahkan korban dari peristiwa berdarah itu hingga kini masih menunggu keadilan.

"Kami di Amnesty khawatir pernyataan Jaksa Agung itu menggiring ke upaya penyelesaian kasus melalui jalur nonhukum," sesal Usman.

Aktivis HAM ini menyebut, pernyataan Jaksa Agung merupakan bukti kemunduran perlindunga HAM dan penegakan hukum. Seharusnya, sebagai pimpinan kejaksaan Burhanudin harus berbicara berdasarkan data.

"Pernyataan Jaksa Agung itu bukti kemunduran perlindungan HAM," kata Usman.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan, merujuk Undang-undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, tragedi Semanggi I dan II bukanlah pelanggaran HAM berat. Pernyataan ini dia sampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pada Kamis (16/1).

Tragedi Semanggi I dan II terjadi di masa pergantian rezim orde baru ke orde reformasi, antara 1998-1999. Sebanyak 17 warga sipil tewas dan 109 lainnya luka-luka dalam insiden Semanggi I. Sementara dalam tragedi Semanggi II, diduga sebanyak 11 warga sipil tewas dan 217 lainnya menjadi korban luka.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

7 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

7 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

9 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

10 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

10 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

11 jam ago