Categories: Nasional

Penerimaan Pajak Jauh dari Harapan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Realisasi penerimaan pajak pada tahun ini masih jauh dari target. Hingga awal Desember, penerimaan pajak bahkan baru mencapai 72 persen dari target yang ditetapkan di APBN 2019.  

Fiscal Economist Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Denny Vissaro menyebutkan, ada beberapa persoalan fundamental di sektor pajak RI. Di antaranya, tingginya sektor informal, kelembagaan, dan struktur penerimaan yang rentan goncangan. ’’Tapi, secara singkat, kondisi penerimaan pajak 2019 disebabkan kondisi ekonomi dan situasi politik,’’ ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Pihaknya memproyeksikan, dalam situasi yang tergolong normal, penerimaan pajak sesungguhnya mencapai Rp1.361 triliun hingga Rp1.398 triliun. Artinya, penerimaan pajak akan berada di kisaran 86,3 persen hingga 88,6 persen terhadap target pajak tahun ini, yaitu Rp 1.577,6 triliun. ’’Namun, dalam skenario terburuk, kami memprediksi penerimaan hanya 83,5 persen dari target atau shortfall sekitar Rp 259 triliun,’’ jelasnya.

Dalam waktu yang tinggal sebulan, lanjut Denny, prinsip bahwa upaya berlebihan dalam mengurangi shortfall tidak perlu diutamakan. Artinya, justru jangan sampai mengorbankan kepercayaan dari wajib pajak (orientasi jangka panjang) untuk sekadar mengejar penerimaan (orientasi jangka pendek).

Dia menuturkan, hal yang bisa dilakukan adalah mengoptimalkan informasi untuk meningkatkan kepatuhan serta mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan yang tidak kalah berat. Baik untuk 2020 maupun selama lima tahun mendatang. ’’Apalagi, pemerintah berencana memberikan sejumlah relaksasi pajak,’’ imbuh Denny.

Partner of Tax Research & Training Services at DDTC B Bawono Kristiaji menambahkan, tantangan utama dalam jangka menengah terkait pajak adalah meningkatkan tax ratio. Upaya tersebut tidak akan berjalan mudah karena kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.(dee/c16/oki/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

10 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

14 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

20 jam ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago

267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…

2 hari ago

Remaja 13 Tahun Diduga Terseret Arus di Sungai Kampar, Pencarian Masih Berlangsung

Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…

2 hari ago