Categories: Nasional

KLHK Masih Tindaklanjuti Tumpahan CPO

(RIAUPOS.CO) — DINAS KLHK Dumai masih akan menindaklanjuti informasi dugaan tumpahan CPO yang menarik perhatian, beberapa waktu ini. Sementara itu PT Ivo Mas Tunggal mengklaim pembersihan Crude Palm Oil (CPO) yang tumpah di drainase PT Pelindo I Dumai sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Kondisi ini tidak sesuai dengan hasil pantauan Riau Pos di lapangan. Pasalnya, di lapangan masih ditemukan adanya timbunan pasir untuk menutup CPO yang berada di parit.

Kadis KLHK Dumai Satria Wibowo mengatakan pihaknya sudah menegur terkait dengan cara ini pihak perusahaan yang menimbun dengan pasir.

Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and Food Wulan Suling  mengatakan PT Ivo Mas Tunggal merupakan anak usaha dari Sinar Mas Agribusiness and Food yang bergerak di bidang pengolahan CPO. “Tumpahan minyak tersebut disebabkan adanya kebocoran pada steam coil. Hal itu yang menyebakan CPO perusahaan mengalir ke area parit PT Pelindo I Dumai pada Ahad (13/10) lalu,” jelasnya kepada Riau Pos, Selasa (15/10).

Pernyataan pihak perusahaan  tampak berbeda dengan kondisi yang berada di lapangan, pasalnya pada saat kejadian terlihat petugas dari perusahaan menimbun pasir di dalam parit yang dipenuhi CPO. “ Kami tidak menimbun luapan CPO Pak. Hanya membendung agar CPO tidak mengalir ke area yang lebih luas,” kilahnya.

Ia mengatakan pihaknya telah melaporkan serta berkoordinasi dengan pihak PT Pelindo I, pemerintah setempat serta

Dinas Lingkungan Hidup terkait dengan hal ini. “Saat ini perusahaan sedang melakukan investigasi penyebab kebocoran yang terjadi, agar dapat mencegah hal serupa terjadi kembali,” jelasnya.

Tumpah CPO di area Pelindo memang bukan pertama kali terjadi. Kejadian yang sama telah berulang kali terjadi dengan berbeda perusahaan.

Kadis KLHK Dumai Satria Wibowo mengatakan pihaknya sudah menegur terkait dengan cara ini pihak perusahaan yang menimbun dengan pasir. “Sudah dibersihkan pasirnya, ada sekitar dua ton yang tumpah, kami masih tindak lanjuti kasus ini,” tutupnya.(ade)

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

6 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

8 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

9 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

1 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago