JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan saat ini semua negara termasuk Indonesia sedang berlomba-lomba untuk menemukan vaksin virus Korona atau Covid-19. Hal ini karena, keberadaan vaksin sangat dibutuhkan mengingat sudah banyaknya orang yang tertular virus Korona ini.
“Saat ini seluruh dunia termasuk Indonesia sangat mengharapkan kepada keberadaan vaksin untuk bisa menangani pandemi ini. Semuanya berusaha. Kita berusaha vaksin Merah Putih ini bisa sesegera mungkin tersedia,” ujar Amin dalam diskusi secara virtual di Jakarta, Sabtu (15/8).
Menurut Amin, jika vaksin tersebut nantinya ditemukan, maka tidak berarti virus Korona akan lenyap. Menurutnya, pandemi ini akan tetap ada sehingga masyarakat tetap berdampingan Covid-19. “Ada hal yang yang kita ingat apabila vaksin sudah tersedia dari mana sumbernya bukan berarti pandemi ini langsung selesai. Tidak berarti virus ini langsung hilang,” katanya. Oleh sebab itu, Amin meminta, masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan virus Korona itu. Karena dengan meneraprotokol kesehatan bisa memutus penyebaran Covid-19 di tanah air. “Kita punya kewajiban menjalankan protokol kesehatan, memakai makser, cuci tangan dan jaga jarak itu tidak boleh dilupakan. Ini perlu disadari oleh semua lapisan masyarakat,” katanya.
Amin berujar, pada Februari atau Maret 2021 Eijkman akan menyerahkan bibit vaksin Covid-19 ke Bio Farma. Nantinya mereka akan melakukan uji klinik tahap satu, dua dan tiga. “Sehingga memang diantisipasi tersedia pasar itu di awal (vaksin Covid-19) nya di tahun 2022,” ungkapnya.(jpg)
Go-SoC Perawang menyiapkan 25 goweser untuk Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menargetkan jumlah peserta…
Gaji ASN Rohul Agustus 2026 ditargetkan masuk rekening Senin. Keterlambatan terjadi akibat gangguan SP2D Online…
Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan Singapura 1-1. PSSI memastikan hasil tersebut…
Buaya muara berukuran besar masuk perkampungan Desa Undan, Inhil, hingga mengejar warga sebelum akhirnya berhasil…
KPK mengungkap tiga pertemuan Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni, termasuk dugaan penyerahan uang 14.000…
IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…