Presiden RI Joko Widodo (foto/jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Presiden Jokowi menyatakan bahwa anggaran untuk gaji PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) mulai 2020 disediakan APBN.
Presiden Jokowi mengatakan hal tersebut saat pidato penyampaian keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN 2020 beserta nota keuangannya di depan rapat Paripurna DPR di Senayan, Jumat (16/7).
Disampaikan juga bahwa pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk dana keluharan dan penghasilan tetap perangkat desa.
“Pada 2020, selain dukungan pendanaan kelurahan, Pemerintah juga mengalokasikan angggaran untuk penghasilan tetap perangkat desa, agar kinerja dan kualitas pelayanan penyelenggaraan pemerintahan desa meningkat,†ujar Jokowi dalam sidang yang dipimpin Ketua DPR Bambang Soesatyo itu.
“Selain itu, telah dialokasikan juga anggaran penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mendukung pembiayaan dari APBD,†sambungnya.
Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengaku sudah bicara dengan Menkeu Sri Mulyani, untuk memastikan tersedianya anggaran dari APBN untuk menggaji guru yang diangkat menjadi ASN, baik PNS maupun PPPK (pegawai kontrak dengan perjanjian kerja).
Hal ini guna memastikan tidak ada lagi daerah yang kekurangan dana untuk menggaji guru. Mengenai sumber pembiayaannya akan disalurkan melalui DAU untuk pendidikan.
Dengan begitu, tidak ada lagi alasan bagi daerah untuk tidak melakukan rekrutmen PPPK. (sam)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
DPRD Pekanbaru mengingatkan pelaku usaha agar tidak menutup drainase. Penyempitan saluran air dinilai berpotensi memicu…
Pekerja marka jalan di Pekanbaru tewas ditabrak mobil yang kabur dini hari. Polisi memburu pelaku,…
Rencana kenaikan tarif kapal di Kepulauan Meranti menuai penolakan warga. Tarif naik lebih 20 persen…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…