Kota Pekanbaru diguyur hujan sejak pagi tadi. Meskipun dengan intensitas sedang, hujan telah membuat udara Pekanbaru menjadi segar. (EVAN/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Hujan yang mengguyur sekitar pukul 05.00 hingga pukul 7.00 WIB membawa kesejukan masyarakat Pekanbaru. Pasalnya asap yang telah berminggu-minggu menyelimuti Kota Pekanbaru tak kunjung hilang dan membuat udara tercemar.
Salah seorang warga Kecamatan Tampan, Lina mengaku bersyukur dengan hujan yang turun, karena ia dapat menghirup udara segar di pagi hari.
“Biasanya kalau pagi-pagi itu asapnya pekat. Hari ini Alhamdulillah bisa hirup udara segar lagi,” katanya.
Sama halnya dengan Lina, warga lainnya Sukri juga mengucapkan hal yang sama. Ia yang biasanya mencari nafkah mulai pagi hari juga mengucapkam rasa syukurnya.
“Alhamdulillah hujan,” tutur Sukri.
Sukri berharap, dengan adanya hujan tersebut dapat meminimalisir asap serta memadamkan hutan yang terbakar. “Semoga hujannya bisa meredakan asap sama karhutla,” pungkasnya. (*2).
Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…
Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…
Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…
Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…