Categories: Nasional

Dino Patti Djalal Ajak Diaspora Bantu Ribuan Pekerja Korban PHK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gotong royong di tengah pandemi sangat dibutuhkan. Tak mau ketinggalan, para diaspora Indonesia yang tersebar di seluruh belahan dunia membuat program Diaspora Peduli Family to Family (DPFF). Sasarannya, para pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Founder Indonesian Diaspora Network Dino Patti Djalal menjelaskan, awalnya ini hanya ditujukan untuk membantu satu keluarga yang membutuhkan. Namun, definisi family diperluas dan disesuaikan dengan kondisi ekonomi faktual calon penerima donasi. Yakni, pekerja terdampak PHK akibat Covid-19.

"Ini wujud solidaritas keluarga diaspora di luar negeri untuk keluarga di tanah air yang paling membutuhkan," ujarnya saat melakukan video conference bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan puluhan diaspora Indonesia.

Dino menjelaskan, setidaknya ada 6-8 juta anggota diaspora sedunia yang bisa diajak untuk berdonasi melalui program ini. Nantinya, donasi ditentukan antara 50-100 dolar AS atau senilai Rp743 ribu-Rp1,4 juta (1 dolar AS = Rp14,876) dengan durasi antara 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun.

"Target kami di atas 5.000 penerima," ungkap mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat tersebut.

Dino menyatakan, DPFF ini merupakan program kali pertama bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Karenanya, Dino berharap apabila target 5.000 lebih penerima tercapai, maka bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat kelas menengah ke atas di Indonesia untuk mengikuti langkah dengan permodelan ini.

Untuk selanjutnya, data penerima akan diserahkan sepenuhnya pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Selain itu, untuk teknis detilnya, Diaspora Indonesia bersama PT Cybermantra akan membangun infrastruktur teknis berbasis web dan mobile apps. Direncanakan, keduanya selesai pada pekan depan.

Dalam kesempatan tersebut, para diaspora Indonesia juga turut nyumbang ide. Yunita Firmaningsih, Diaspora Indonesia di Finlandia mengusulkan, sumbangan tidak hanya berupa materi tapi juga skill dari donator. Sehingga, para pekerja di Indonesia yang terPHK bisa berkarya kembali.

"Jadi, ada training atau konsultasi mengenai berbagai macam bidang pekerjaan," ujar Yunita.

Menaker pun menyambut baik ide tersebut. Menurutnya, program ini akan jadi penyambung hati antara saudara-saudara di luar negeri dengan yang ter-PHK di dalam negeri. "Ini wujud cinta tanah air," katanya.

Nantinya, kata dia, penggalangan bantuan akan didistribusikan kepada korban PHK atau pihak yang paling membutuhkan atau dengan tingkat ekonomi paling lemah. Atau, yang masuk kategori the new poor. Program ini akan berjalan secara paralel program kartu prakerja.

Selain itu, bukan hanya bantuan financial, pra diaspora juga sepakat untuk membantu program pelatihan dan peningkatan skill dalam program terkait di Kemenaker.

"Platformnya ada, peluang ada, dan kesempatan untuk sinergi antara pihak expertise (keahllian), dan penerima dari korban PHK juga ada," jelas politisi PKB tersebut.

Untuk mempermudah penyaluran donasi, pemerintah akan bekerja sama dengan BNI. BNI akan menerbitkan buku fisik untuk calon penerima donasi dan membukakan virtual account untuk setiap calon penerima donasi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

9 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

9 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

9 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

9 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

11 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

11 jam ago