Categories: Nasional

Wako Padang Meradang Lihat Penyaluran BLT

PADANG (RIAUPOS.CO) — Pembagian bantuan langsung tunai (BLT) dari Kemensos kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kantor Pos Padang Jalan Bagindo Aziz Chan menimbulkan kerumunan masyarakat sehingga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diabaikan oleh masyarakat.

Melihat kondisi itu, Wali Kota (Wako) Padang, Mahyeldi kecewa dan meradang karena tidak sesuai dengan aturan PSBB. Kekecewaan itu disampaikan Mahyeldi saat sidak ke Kantor Pos Jalan Bagindo Aziz Chan No 7, Jumat (15/5).

Di katakan Mahyeldi, keputusan pemerintah pusat membagikan dan menyalurkan BLT Kemensos melalui Kantor Pos telah menimbulkan keramaian masyarakat. Padahal, saat ini Pemko Padang dan daerah lainnya di Indonesia tengah berjuang agar masyarakatnya melaksanakan PSBB guna memutus rantai penularan Covid-19. Malah pemerintah pusat membuat kebijakan yang secara tidak langsung melanggar PSBB tersebut.

"Ini salah satu bentuk keteledoran yang dibuat pemerintah pusat yang kurang bertanya dengan pemerintah daerah terkait penyaluran bantuan sosial (bansos). Kita diminta untuk disiplin, tapi yang mencederai disiplin adalah pemerintah pusat itu sendiri," ungkapnya.

Mahyeldi menegaskan, pihaknya telah memanggil pihak Kantor Pos Padang untuk mempertanyakan soal pembayaran BLT Kemensos yang dilakukan di Kantor Pos.

"Beberapa waktu yang lalu, kita telah panggil pimpinan Pos Padang tentang pencairan BLT dari Kemensos ini, dan kami berikan masukan-masukan agar dalam penyelenggaraan pembayaran BLT ini tetap memperhatikan protokol kesehatan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemko Padang juga meminta dan menyarankan agar pihak Pos Padang membuka cabang-cabang mereka yang berada di kecamatan untuk bisa melakukan pembayaran BLT itu.

"Tindak lanjut dari Pos sendiri adalah membuka loket di Kantor Pos di Jalan Khatib Sulaiman. Namun itu saja tidak cukup dan harus ditambah lagi agar kerumunan tidak terjadi," tegasnya.

Terakhir kepada masyarakat, ia mengimbau agar menerapkan pola-pola pencegahan dan protokol guna mencegah penyebaran Covid-19. "Jangan sampai di Kantor Pos ini pula di saat pengambilan Bansos, masyarakat kita tertular oleh Covid-19 ini," ujarnya.

Sementara itu Satpol PP Kota Padang mengerahkan sejumlah personel untuk membantu proses penyaluran BLT tersebut. Kasatpol PP Padang, Alfiadi mengatakan petugas Satpol PP Padang nantinya akan mengatur jarak antar masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita siagakan personel kita di kantor-kantor Pos. Masyarakat yang datang ke Kantor Pos diimbau agar menerapkan physical distancing untuk mencegah penyebaran virus Covid-19," ungkapnya.

Sumber: Padang Ekspres
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

18 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

18 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

19 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

20 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

21 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

21 jam ago