kelas-online
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Beberapa waktu yang lalu, Lala menyiapkan berbagai keperluan untuk kuliah semester genap tahun ini. Ia siap pergi merantau, setelah satu semester sebelumnya kuliah secara daring.
Lala juga sudah mem-booking kos-kosan tak jauh dari kampusnya sejak awal bulan lalu. Ia telah membayar lunas di pembayaran awal. Tak hanya itu, ia juga telah menyiapkan tiga kardus berisi makanan dan cemilan.
Tidak ada masalah ketika ia hendak berangkat merantau. Semua telah dipersiapkan dengan baik. Perlu waktu seharian baginya untuk sampai ke kota tujuan tempat ia akan belajar.
Sesampai di kosnya, Lala langsung berbaring di atas kasurnya yang empuk. Ia belum merapikan barang bawaannya, saat tiba-tiba sebuah pesan masuk dan membuat ramai grup chat kelasnya.
"Kita online lagi semester ini teman-teman. Ini pemberitahuannya," kata kosma tak lupa mengirim tangkapan layar surat pemberitahuan dari kampus.
"Alamaak…!! Udah boyong semua ke sini malah nggak jadi kuliah offline?" tukas Lala kesal.
Akhirnya Lala pun memutuskan untuk tetap berada di kota itu karena sayang uang yang telah dihabiskan untuk kos, travel, dan keperluan lainnya.(anf)
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu
Empat tim juara Regional Riau memastikan tiket ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 tingkat nasional…
Pemkab Kepulauan Meranti membantah menerima Dana Reboisasi Rp23,15 miliar dan menegaskan hal itu tidak sesuai…
Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…
Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…