kelas-online
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Beberapa waktu yang lalu, Lala menyiapkan berbagai keperluan untuk kuliah semester genap tahun ini. Ia siap pergi merantau, setelah satu semester sebelumnya kuliah secara daring.
Lala juga sudah mem-booking kos-kosan tak jauh dari kampusnya sejak awal bulan lalu. Ia telah membayar lunas di pembayaran awal. Tak hanya itu, ia juga telah menyiapkan tiga kardus berisi makanan dan cemilan.
Tidak ada masalah ketika ia hendak berangkat merantau. Semua telah dipersiapkan dengan baik. Perlu waktu seharian baginya untuk sampai ke kota tujuan tempat ia akan belajar.
Sesampai di kosnya, Lala langsung berbaring di atas kasurnya yang empuk. Ia belum merapikan barang bawaannya, saat tiba-tiba sebuah pesan masuk dan membuat ramai grup chat kelasnya.
"Kita online lagi semester ini teman-teman. Ini pemberitahuannya," kata kosma tak lupa mengirim tangkapan layar surat pemberitahuan dari kampus.
"Alamaak…!! Udah boyong semua ke sini malah nggak jadi kuliah offline?" tukas Lala kesal.
Akhirnya Lala pun memutuskan untuk tetap berada di kota itu karena sayang uang yang telah dihabiskan untuk kos, travel, dan keperluan lainnya.(anf)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…